LBH Putra Nusantara Kendal Gelar Penyuluhan Hukum, Tawarkan Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Tidak Mampu

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Putra Nusantara Kendal menggelar penyuluhan hukum kepada kelompok ibu-ibu PKK di Desa Pojoksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Rabu (23/7/2025). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LBH dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus menyediakan layanan bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu.

Direktur LBH Putra Nusantara, Saroji, S.H., M.H., mengatakan penyuluhan ini menyasar langsung kelompok masyarakat yang berperan penting dalam rumah tangga, khususnya perempuan.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami memberikan edukasi hukum secara langsung, khususnya kepada ibu-ibu yang menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga,” ujarnya.

Saroji menegaskan bahwa LBH Putra Nusantara siap memberikan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tidak mampu, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.

“Syaratnya cukup menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa. Kami terbuka dan siap mendampingi,” tambahnya.

Penyuluhan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Saroji, mantan anggota Polri Suroto, S.H., serta Dekan Fakultas Hukum Universitas Selamat Sri (UNISS) Kendal, Dr. Sita Saraya, S.H., M.H..

Materi yang disampaikan meliputi hukum keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta peran masyarakat dalam pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Masalah KDRT, lanjut Saroji, masih menjadi isu krusial di tengah masyarakat, baik dalam bentuk kekerasan fisik, verbal, maupun psikis.

“Kami ingin ibu-ibu memahami hak dan kewajiban mereka secara hukum agar dapat mengambil sikap tegas ketika terjadi kekerasan,” jelasnya.

Suroto turut menyoroti tingginya angka perceraian di Jawa Tengah.

“Cilacap tertinggi, disusul Kendal. Ini menunjukkan pentingnya edukasi hukum sejak dini agar masyarakat mampu menyelesaikan persoalan rumah tangga secara bijak,” ucapnya.

Sementara itu, Dr. Sita Saraya menekankan pentingnya perlindungan hukum terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan.

“Perempuan masih sering berada dalam posisi yang lemah dalam relasi sosial maupun keluarga. Pendampingan hukum menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kekerasan dan ketidakadilan,” tandasnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Kepala Desa Pojoksari Abdul Rauf, melalui Kaur Keuangan Randhika Destama Angga Prasetya, mengapresiasi penyuluhan tersebut.

Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan program desa dalam memperluas akses layanan hukum bagi warganya.

“Kami telah membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di tingkat desa yang dikelola oleh paralegal hasil pelatihan LBH Putra Nusantara. Warga bisa berkonsultasi hukum secara gratis,” kata Randhika.

Menurutnya, Posbakum ini merupakan bagian dari kebijakan penguatan hukum yang telah dialokasikan dalam APBDes 2025, dan diharapkan menjadi program rutin tahunan.

Di penghujung acara, suasana semakin meriah saat Dr. Sita Saraya memberikan hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi hukum. Meski santai, suasana tetap edukatif dan penuh antusiasme.

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:46 WIB

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:53 WIB

Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:22 WIB

Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga

Berita Terbaru