Lonjakan Nataru 2025 di Banyuwangi, Ketapang–Gilimanuk Siaga Penuh

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menhub Dudy Purwagandhi bersama kepala daerah dan pemangku kepentingan saat rapat koordinasi kesiapan arus Nataru 2025/2026 di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menhub Dudy Purwagandhi bersama kepala daerah dan pemangku kepentingan saat rapat koordinasi kesiapan arus Nataru 2025/2026 di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah pusat dan daerah mematangkan kesiapan layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk untuk menghadapi lonjakan arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Fokus utama diarahkan pada keselamatan pelayaran, kelancaran arus logistik, serta kenyamanan jutaan pengguna jasa yang diperkirakan meningkat signifikan pada periode libur akhir tahun.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektor di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Selasa malam (16/12/2025). Rapat tersebut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, serta unsur KSOP, BPTD, operator penyeberangan, pengusaha kapal, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menhub menegaskan, periode Nataru selalu menjadi ujian kesiapan transportasi nasional, khususnya lintasan strategis Jawa–Bali. Karena itu, kualitas layanan dan standar keselamatan harus dijaga tanpa kompromi.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita menyepakati langkah-langkah strategis agar layanan penyeberangan berjalan aman, nyaman, dan andal, dengan pengawasan ketat di setiap aspek operasional,” ujar Dudy.

Ia mengingatkan seluruh pihak untuk belajar dari kecelakaan kapal yang terjadi beberapa bulan terakhir, seperti insiden KM Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona. Menurutnya, tragedi tersebut menjadi alarm agar pengawasan keselamatan diterapkan secara disiplin, mulai dari kelaikan kapal, kesiapan awak, hingga respons terhadap cuaca ekstrem yang lazim terjadi pada Desember–Januari.
“Saya minta seluruh pemangku kepentingan siaga penuh dengan perhatian pada empat aspek utama: keselamatan dan keamanan pelayaran, kesiapan infrastruktur, keandalan operasional, serta mitigasi cuaca ekstrem dan kondisi darurat,” tegasnya.

Dari sisi daerah, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan pemerintah kabupaten siap menjadi penyangga utama kelancaran arus Nataru dari dan menuju Bali serta NTB.
“Kami telah berkoordinasi dengan Forkopimda dan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mendukung kelancaran arus Nataru,” kata Ipuk.

Pemkab Banyuwangi menyiapkan buffer zone di Terminal Sritanjung dan kawasan Grand Watu Dodol guna mengurai kepadatan, termasuk area parkir khusus truk logistik agar tidak menumpuk di jalur pantura. Selain itu, posko layanan, fasilitas kesehatan, IGD, ambulans, serta pengamanan terpadu bersama Polresta, TNI, dan OPD terkait juga disiagakan.
“Kami ingin memastikan libur Nataru dapat dinikmati masyarakat dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Dirut ASDP Heru Widodo menyebut puncak arus diprediksi terjadi pada 21–23 Desember menjelang Natal dan 28–29 Desember menjelang Tahun Baru. ASDP telah menyiapkan skenario operasi dengan fleksibilitas armada.
“Pada kondisi normal kami operasikan 28 kapal, saat padat 30 kapal, dan saat sangat padat hingga 32 kapal, termasuk penempatan buffer zone di Ketapang dan Gilimanuk,” jelas Heru.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho memastikan pengamanan Nataru dilaksanakan serentak mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 di seluruh jalur transportasi.
“Kami pastikan pengamanan optimal di jalan tol, jalur arteri, pelabuhan, tempat ibadah, dan kawasan wisata. Kami juga meninjau langsung jalur darat menuju Bali,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Nataru, dengan keselamatan publik sebagai prioritas utama.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru