Mahasiswa USM Dampingi Mom’s Chicken Semarang,Terapkan Sistem Ramah Lingkungan

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Empat mahasiswa Universitas Semarang (USM) melakukan pendampingan pengelolaan sampah dan limbah di restoran Mom’s Chicken N’ Coffee, yang berlokasi di Jalan Telaga Mas Raya No. 19B, Panggung Lor, Semarang Utara. Kegiatan ini bagian dari tugas Mata Kuliah Etika Bisnis yang dibimbing oleh Soegihartono, S.E., M.M., dengan fokus pada penerapan praktik ramah lingkungan di sektor kuliner.

Mahasiswa yang terlibat, yaitu Imayni Kirana Fasa, Sherlly Nabhila, Anisa Layyin Yasyfa, dan Deta Nabila Putri, memperkenalkan sejumlah strategi pengelolaan limbah berbasis pemanfaatan ulang, pemberdayaan masyarakat, dan pengurangan sampah. Beberapa langkah praktis yang direkomendasikan antara lain: ampas kopi dijadikan media tanam, sisa nasi dimanfaatkan sebagai pakan ternak, botol bekas diubah menjadi pot tanaman dan tempat ampas kopi, minyak jelantah dikumpulkan untuk dijual, serta sistem pengambilan sampah dilakukan setiap dua hari dengan pembayaran bulanan.

Dalam wawancara, Sherlly Nabhila menjelaskan tujuan program tersebut. “Kami ingin memberikan solusi yang mudah diterapkan. Sampah restoran tidak selalu harus dibuang; dengan sistem yang tepat, limbah bisa menjadi nilai tambah, bukan beban,” ujarnya.

Imayni Kirana Fasa menambahkan pentingnya pengelolaan sampah yang terjadwal. “Dengan petugas mengambil sampah dua hari sekali dan sistem pembayaran bulanan, penumpukan limbah bisa diminimalkan, dan proses pengelolaan menjadi lebih tertata,” jelas Imayni.

Sementara itu, Anisa Layyin Yasyfa menekankan manfaat estetika dan kesadaran lingkungan. “Kami mengajak restoran menghias botol bekas menjadi pot tanaman. Selain memperindah tempat, ini menunjukkan bahwa limbah bisa memiliki nilai seni dan fungsi baru,” katanya.

Deta Nabila Putri menyoroti keuntungan ekonomi dari program ini. “Minyak jelantah yang biasanya dibuang ternyata bisa dijual ke pengepul. Dengan begitu, selain menjaga lingkungan, restoran juga memperoleh tambahan pendapatan,” ujar Deta.

Pihak restoran menyambut positif inisiatif mahasiswa tersebut. Perwakilan owner Mom’s Chicken N’ Coffee menyampaikan apresiasi atas ide-ide praktis yang dapat langsung diterapkan. “Kami senang dengan pendekatan mereka. Selama ini ampas kopi dan sisa makanan hanya dibuang, padahal bisa dimanfaatkan secara produktif,” katanya.

Selain memberikan solusi praktis, mahasiswa juga mengedukasi karyawan restoran mengenai dampak lingkungan, peluang usaha, dan penerapan etika bisnis dalam pengelolaan sampah. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner lain untuk mengelola limbah secara kreatif, ekonomis, dan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, restoran Mom’s Chicken N’ Coffee bukan hanya memperbaiki tata kelola sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan yang dapat menular ke sektor kuliner lainnya di Semarang. Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi dan industri untuk mewujudkan usaha ramah lingkungan.

Lainnya:

Penulis : Agus

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan
Perintis dan Aksi Biru Lamongan Tekan Anak Putus Sekolah, Ini Dampaknya
Hardiknas 2026: Kebijakan Terus Berubah, Arah Pendidikan Dipertanyakan
SDN Sumberkerep Sapu Bersih Juara Hardiknas 2026 di Mantup Lamongan
Hardiknas 2026 di SDN Sumberbendo Mantup Lamongan, Fokus Pendidikan Karakter
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:22 WIB

Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:45 WIB

Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:41 WIB

Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:34 WIB

Perintis dan Aksi Biru Lamongan Tekan Anak Putus Sekolah, Ini Dampaknya

Berita Terbaru