Malam HJL 457, Pak Yes Ajak Warga Lamongan Sujud Syukur Bersama

Selasa, 26 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama masyarakat menggelar salat hajat dan sujud syukur pada malam Hari Jadi Lamongan ke-457 di Masjid Agung Lamongan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama masyarakat menggelar salat hajat dan sujud syukur pada malam Hari Jadi Lamongan ke-457 di Masjid Agung Lamongan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Lamongan pada malam Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457, Senin (25/5/2026). Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Pak Yes menggelar salat hajat dan sujud syukur bersama masyarakat sebagai bentuk refleksi perjalanan panjang Kabupaten Lamongan.

Momentum religius ini menjadi sorotan karena digelar di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Pemerintah daerah mencoba menghadirkan peringatan HJL bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang memperkuat kebersamaan warga.

“Hari ini menjadi pengingat bagi kita semua atas perjuangan para pendahulu dalam membangun Lamongan,” ujar Pak Yes di hadapan jamaah.

Menurutnya, tepat 457 tahun lalu Ronggo Hadi diwisuda Sunan Giri menjadi ronggo di Lamongan dan bergelar Tumenggung Surojoyo. Peristiwa itu menjadi titik awal lahirnya Kabupaten Lamongan.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, Lamongan terus berkembang dan semakin baik,” katanya.

Pak Yes menegaskan sosok Mbah Lamong bukan hanya tokoh sejarah, tetapi simbol kepemimpinan dan pengabdian yang harus terus diwariskan kepada generasi sekarang.

“Semangat Mbah Lamong harus terus hidup dan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Lamongan yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Pada HJL ke-457 ini, Pemkab Lamongan mengusung tema Tumbuh Bersama, Mewujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial. Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan kolaborasi kuat menghadapi tantangan ekonomi dan sosial saat ini.

Suasana khusyuk salat hajat hingga sujud syukur malam itu menjadi simbol harapan baru agar Lamongan tetap tumbuh sebagai daerah yang tangguh, religius, dan dekat dengan warganya. “Peringatan Hari Jadi Lamongan harus menjadi spirit bersama untuk meneruskan perjuangan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru