Mangga Putar Pasuruan Raih Juara II Nasional, 1,1 Ton Ludes dalam Dua Hari

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Rohim menunjukkan Mangga Putar Pasuruan di kebun miliknya, Kamis (5/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Abdul Rohim menunjukkan Mangga Putar Pasuruan di kebun miliknya, Kamis (5/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Mangga Klonal 21 atau yang dikenal sebagai Mangga Putar Pasuruan berhasil meraih Juara II National Mango Contest 2026 di Kota Probolinggo. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan potensi mangga khas Kabupaten Pasuruan yang mendapat sambutan positif dari pasar.

Penghargaan itu diraih melalui dua petani asal Kabupaten Pasuruan, yakni Abdul Rohim dari Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dan Rois dari Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

Tak hanya membawa pulang prestasi, keduanya juga mencatatkan penjualan yang menggembirakan selama kontes dan pameran berlangsung. Sebanyak 1.100 kilogram atau 1,1 ton Mangga Putar Pasuruan yang mereka bawa habis terjual hanya dalam dua hari.

Saat ditemui di kebun mangga miliknya, Kamis (5/11/2026) pagi, Abdul Rohim menunjukkan langsung buah yang menjadi andalan petani Pasuruan tersebut.

Menurut Rohim, salah satu keunggulan Mangga Putar Pasuruan terletak pada tekstur daging buahnya yang lembut. Selain itu, mangga yang dipasarkan dipastikan matang secara alami di pohon, bukan melalui proses pengkarbitan.

“Semua mangga yang kami bawa masak pohon. Tidak ada yang dikarbit, jadi rasanya manis, segar dan lembut ketika dimakan,” ungkapnya.

Selama kontes nasional tersebut, Rohim dan Rois menjual mangga dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. Mereka juga menyediakan buah untuk dicicipi pengunjung yang mendatangi stan pameran.

Strategi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kualitas Mangga Putar Pasuruan secara langsung kepada calon pembeli.

“Kami display mangga yang bisa dicicipin siapa saja yang datang ke booth kami, dan itu bisa menjadi daya tarik agar banyak yang datang dan membeli mangga putar pasuruan,” imbuhnya.

Bagi Rohim, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pengalaman panjang membudidayakan mangga. Ia mengaku telah menekuni Mangga Putar Pasuruan selama lebih dari 20 tahun.

Saat ini, terdapat sekitar 400 pohon mangga yang ia kelola, baik di kebun milik sendiri maupun lahan sewa.

Produktivitas kebunnya juga cukup tinggi. Dalam dua hari sekali, Rohim mampu memanen sekitar 500 kilogram mangga dari dua titik kebun.

“Total ada 10 titik yang tengah berbuah semuanya, dan kami memanennya dua hari sekali dari dua titik, dan itu bergantian,” ucapnya.

Hasil panen tersebut tidak hanya dipasarkan di wilayah Pasuruan. Mangga Putar Pasuruan milik Rohim telah menjangkau sejumlah daerah, mulai dari Jember, Surabaya, Jakarta, Sumatera hingga Papua.

Dalam menjalankan usahanya, Rohim dibantu empat orang untuk memetik mangga, sementara proses pengemasan dilakukan bersama keluarganya.

Ia bersyukur musim panen kali ini berjalan baik dengan dukungan kondisi cuaca yang dinilai mendukung produksi mangga.

“Dibantu 4 orang untuk petik mangga dan keluarga untuk packing mangga, alhamdulillah apa yang kami harapkan bisa tercapai, karena musimnya lagi bagus dan cuaca juga sangat mendukung,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, 12 Dewan Sepakat Tanpa Perdebatan
Letkol Arm Indra Tinggalkan Jember, Ini Komitmen Danyonarmed 8 yang Baru
30 Ribu Bidang Tanah Terukur, BPN Jember Kejar Penyerahan Sertifikat Sebelum Akhir Tahun
Bangkalan Bidik Tiga Besar POPDA 2026, Atlet Berprestasi Disiapkan Beasiswa
64 Peserta Vokasi Bangkalan Direkomendasikan Kompeten, Ini Empat Keahliannya
Dari Bambu Rp30 Ribu Jadi Rantang Rp200 Ribu, Warga Bangkalan Hasilkan 47 Produk
Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Sepanjang 214 Km
Indeks Integritas Sidoarjo Masuk Kategori Rentan, Subandi Dorong Warga Berani Melapor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:58

Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, 12 Dewan Sepakat Tanpa Perdebatan

Jumat, 6 November 2026 - 09:50

Mangga Putar Pasuruan Raih Juara II Nasional, 1,1 Ton Ludes dalam Dua Hari

Jumat, 6 November 2026 - 08:43

Letkol Arm Indra Tinggalkan Jember, Ini Komitmen Danyonarmed 8 yang Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:36

30 Ribu Bidang Tanah Terukur, BPN Jember Kejar Penyerahan Sertifikat Sebelum Akhir Tahun

Jumat, 6 November 2026 - 07:25

64 Peserta Vokasi Bangkalan Direkomendasikan Kompeten, Ini Empat Keahliannya

Berita Terbaru