64 Peserta Vokasi Bangkalan Direkomendasikan Kompeten, Ini Empat Keahliannya

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun 2026 mengikuti kegiatan pelatihan di BLK Bangkalan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun 2026 mengikuti kegiatan pelatihan di BLK Bangkalan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 64 peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 5 Tahun 2026 di Kabupaten Bangkalan direkomendasikan lulus uji kompetensi dengan predikat kompeten. Capaian tersebut diperoleh setelah seluruh peserta menyelesaikan pelatihan selama 26 hari kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangkalan.

Uji kompetensi dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026), sehari setelah penutupan pelatihan yang digelar Rabu (4/11/2026). Seluruh peserta dari empat kejuruan mengikuti pengujian sesuai bidang keterampilan masing-masing.

Empat kejuruan yang diselenggarakan meliputi desain grafis, content creator, menjahit, dan teknisi AC residential. Masing-masing bidang diikuti 16 peserta sehingga total peserta mencapai 64 orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tri Sukmana, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Menurut Jemmi, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bangkalan.

“Melalui pelatihan vokasi ini, kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa diterapkan ketika memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama 26 hari kerja atau setara dengan 260 jam pelajaran, mulai 30 September hingga 4 November 2026.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Materi juga mencakup keselamatan dan kesehatan kerja (K3), etos kerja, serta kemampuan nonteknis atau soft skill.

Jemmi menyebut seluruh peserta berhasil menuntaskan kurikulum pelatihan sebelum mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan sesuai bidang keahlian.

“Alhamdulillah, seluruh peserta sebanyak 64 orang atau 100 persen berhasil menyelesaikan kurikulum pelatihan. Selanjutnya mereka mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan sesuai bidang keahlian masing-masing,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengujian, Disperinaker Bangkalan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPVP Sidoarjo.

Berdasarkan hasil pelaksanaan uji kompetensi, seluruh peserta dari empat kejuruan menunjukkan performa yang sangat baik dan direkomendasikan lulus dengan predikat kompeten sesuai skema keahlian masing-masing.

Program tersebut merupakan kerja sama Disperinaker Bangkalan melalui BLK Bangkalan dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo.

Jemmi berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk memperbesar peluang memperoleh pekerjaan ataupun mengembangkan usaha produktif.

“Kami berharap para peserta bisa memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang sudah diperoleh. Jangan berhenti belajar, terus tingkatkan kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja dan menjadi tenaga kerja yang produktif serta mandiri,” pungkasnya.

Melalui program ini, Disperinaker Bangkalan mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi dan daya saing untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bangkalan Bidik Tiga Besar POPDA 2026, Atlet Berprestasi Disiapkan Beasiswa
Dari Bambu Rp30 Ribu Jadi Rantang Rp200 Ribu, Warga Bangkalan Hasilkan 47 Produk
Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Sepanjang 214 Km
Indeks Integritas Sidoarjo Masuk Kategori Rentan, Subandi Dorong Warga Berani Melapor
Kehilangan Air Delta Tirta Sidoarjo 34,06 Persen, Subandi Dorong Digitalisasi Pengawasan
Dana Transfer Daerah Turun, Ini Strategi Bupati Pasuruan Jaga Pembangunan 2027
Disdukcapil Jember Raih ISO 27001:2022, Data Penduduk Jadi Prioritas
46.973 Buruh Rokok Malang Terima BLT, Sekda Ingatkan Penggunaan Dana

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:36

Bangkalan Bidik Tiga Besar POPDA 2026, Atlet Berprestasi Disiapkan Beasiswa

Jumat, 6 November 2026 - 07:25

64 Peserta Vokasi Bangkalan Direkomendasikan Kompeten, Ini Empat Keahliannya

Jumat, 6 November 2026 - 07:09

Dari Bambu Rp30 Ribu Jadi Rantang Rp200 Ribu, Warga Bangkalan Hasilkan 47 Produk

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Lamongan Normalisasi 262 Titik Kali Sepanjang 214 Km

Kamis, 5 November 2026 - 19:37

Indeks Integritas Sidoarjo Masuk Kategori Rentan, Subandi Dorong Warga Berani Melapor

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30