SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Tingkat kehilangan air Perumda Delta Tirta Sidoarjo mencapai 34,06 persen. Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta perusahaan daerah tersebut segera membenahi kebocoran jaringan distribusi dan memastikan target peningkatan pelayanan benar-benar direalisasikan.
Penegasan itu disampaikan Subandi dalam konsultasi publik penyusunan Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta Sidoarjo 2027–2031, Kamis (5/11/2026). Agenda tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Delta Tirta dan PT BPR Delta Artha Sidoarjo.
Subandi menilai persoalan kebocoran air perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta jajaran direksi tidak hanya mengandalkan perencanaan, tetapi juga melakukan pembenahan secara konkret di lapangan.
“Persoalan kebocoran air ini sangat penting. Saya minta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta benar-benar melakukan pembenahan. Target yang sudah ditetapkan harus dipenuhi, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” kata Subandi.
Ia meminta perbaikan jaringan distribusi dilakukan secara menyeluruh dan terukur. Direksi juga diminta turun langsung untuk memeriksa kondisi jaringan serta memastikan material yang digunakan memenuhi standar.
Selain perbaikan fisik, Subandi mendorong penguatan sistem pengawasan melalui digitalisasi. Ia meminta data Perumda Delta Tirta terintegrasi dengan dashboard Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar kondisi jaringan dapat dipantau secara lebih efektif.
“Sekarang kita sudah masuk era digitalisasi. Saya ingin data Perumda Delta Tirta bisa terintegrasi dalam dashboard pemerintah daerah, sehingga kita bisa melihat di mana kebocoran, wilayah mana yang membutuhkan jaringan, serta kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.
Data yang dipublikasikan Perumda Delta Tirta pada 2026 mencatat tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) sebesar 34,06 persen. Sementara cakupan layanan air minum tercatat 35,09 persen.
Angka tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan daerah dalam meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.
Dalam rencana bisnis 2027–2031, Perumda Delta Tirta menargetkan cakupan layanan meningkat hingga lebih dari 50 persen. Perusahaan juga merencanakan penambahan sambungan pelanggan hingga 90 ribu secara bertahap.
Subandi berharap rencana bisnis tersebut tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, melainkan menjadi dasar kerja nyata untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar