BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kelurahan Lateng, Banyuwangi, diarahkan menjadi pusat wisata kuliner hasil laut. Pengembangan ini menjadi salah satu fokus kegiatan Bulan Bakti memperingati HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (4/11/2026).
Potensi kuliner perikanan Banyuwangi dinilai mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha pelaku UMKM pesisir.
Kepala Pusat Standardisasi dan Sertifikasi Sumber Daya Manusia KKP, Anastasia Rita Tisiana Dwi Kuswardani, mengatakan kegiatan di KNMP Banyuwangi memiliki pendekatan tematik yang berbeda dibandingkan sejumlah lokasi lainnya.
“Di Banyuwangi ini memang lebih tematik, yaitu wisata kuliner. Kami melihat banyak orang datang ke sini untuk menikmati kuliner-kuliner yang ada,” ujarnya.
Bulan Bakti KKP di Banyuwangi diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, mulai dari pelatihan diversifikasi produk olahan ikan, bazar UMKM, pelayanan perizinan, pemanfaatan ruang laut, hingga sertifikasi bagi pelaku usaha perikanan.
Puluhan UMKM binaan Dinas Perikanan Banyuwangi dan KKP turut memamerkan produk olahan hasil laut. Berbagai produk yang ditawarkan antara lain snack pipi udang, kremes udang, abon lemuru, rempeyek dendeng lemuru, dendeng lemuru kering, kerupuk tulang ikan lemuru, hingga bagiak ikan.
Menurut Anastasia, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bazar produk hasil pelatihan, tetapi juga pelayanan publik dan bantuan untuk kelompok masyarakat perikanan.
“Kita sudah mengawali dengan bersih pantai, pemeriksaan kesehatan gratis. Dilengkapi gerai pelayanan perizinan, pemanfaatan ruang laut, dan sertifikasi juga kami hadirkan. Kegiatan kita juga ada pemberian bantuan, selain bazar produk-produk hasil pelatihan,” kata Ana.
KKP juga menyalurkan ribuan benih ikan, sarana pengawasan, serta sertifikat hasil pelatihan kepada kelompok nelayan dan kelompok pengolah serta pemasar hasil perikanan.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas dukungan KKP dalam meningkatkan kapasitas nelayan dan pelaku usaha perikanan. Ia berharap pendampingan dan pelatihan yang diberikan dapat memperkuat produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kami harap pendampingan dan penguatan kapasitas tersebut mampu meningkatkan semangat nelayan, pelaku UMKM, hingga eksportir dalam mengembangkan usaha dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tuturnya.
Pemkab Banyuwangi juga berencana memperluas pengembangan KNMP di kawasan Brak Kalimoro, Muncar. Selain pembangunan lokasi baru, pemerintah daerah akan mengusulkan penambahan fasilitas di KNMP Lateng untuk mendukung aktivitas nelayan dan pengolahan hasil laut.
Mujiono menyebut fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage dan depo bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi kebutuhan di kawasan tersebut.
“Ke depan kami akan mengajukan lagi kebutuhan yang masih kurang di sini, terutama cold storage. Kemudian depo BBM juga belum ada,” ujarnya.
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas perikanan sekaligus memperkuat potensi KNMP Lateng sebagai kawasan wisata kuliner berbasis hasil laut.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar