Demonstrasi Bukan Jalan Pertama, Karang Taruna Pamekasan Tekankan Pentingnya Gagasan

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Karang Taruna Kabupaten Pamekasan Moh. Faridi saat menyampaikan pandangan dalam diskusi bertajuk Industri Demonstrasi di Jagad Cafe, Pamekasan, Rabu (4/11/2026). (Dok. RadarBangsa.co.id)

Ketua Karang Taruna Kabupaten Pamekasan Moh. Faridi saat menyampaikan pandangan dalam diskusi bertajuk Industri Demonstrasi di Jagad Cafe, Pamekasan, Rabu (4/11/2026). (Dok. RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Demonstrasi seharusnya menjadi langkah terakhir ketika jalur penyampaian gagasan menemui kebuntuan. Pesan itu disampaikan Ketua Karang Taruna Kabupaten Pamekasan, Moh. Faridi, dalam diskusi bertajuk Industri Demonstrasi di Jagad Cafe, Jalan Sekar Putih, Kelurahan Laden, Rabu (4/11/2026) malam.

Forum yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB tersebut mempertemukan puluhan mahasiswa, aktivis LSM, dan wartawan untuk membahas hubungan antara pertumbuhan industri dan dinamika demonstrasi di Kabupaten Pamekasan.

Faridi menjelaskan, tema tersebut berangkat dari kegelisahan terhadap dua fenomena yang berlangsung beriringan. Industri terus berkembang, sementara aksi demonstrasi juga masih terjadi. Keduanya dinilai memiliki pengaruh positif maupun negatif terhadap daerah.

Ia menegaskan, penyandingan kedua istilah itu bukan untuk menyimpulkan demonstrasi telah menjadi industri. Keduanya diangkat sebagai tema diskusi karena sama-sama berkontribusi terhadap dinamika Pamekasan.

“Demonstrasi bukanlah jalan pertama, melainkan power terakhir yang baru digunakan ketika semua jalur gagasan telah buntu,” tegas Faridi.

Dalam pembahasan, Faridi juga mengingatkan bahwa aksi demonstrasi perlu ditopang kajian yang matang, data yang kuat, serta gagasan yang jelas. Menurutnya, jumlah massa yang besar tidak otomatis menjadikan sebuah aksi memiliki substansi yang kuat.

Meski demikian, ia menilai demonstrasi tetap penting sebagai instrumen kontrol terhadap kebijakan. Tekanan publik melalui aksi tersebut diperlukan untuk mengingatkan pejabat agar tidak bertindak sewenang-wenang.

Diskusi ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Rahmat Kurniadi Suroso, hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan.

Dari kalangan dunia usaha, forum menghadirkan CEO PT Bawang Mas Group, H. Khairul Umam, serta Manajer PR Ayunda, Samhari, yang mewakili owner H. Bambang Budianto.

Sementara itu, perspektif kepolisian disampaikan Anggota Tipikor Rofik yang mewakili Kapolres Pamekasan. Unsur media diwakili Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan, M. Khairul Umam, sedangkan perspektif akademik disampaikan Moh. Elman.

Faridi mengatakan, Karang Taruna merupakan wadah bagi generasi muda berusia 17 hingga 30 tahun. Melalui forum diskusi tersebut, organisasi kepemudaan itu berupaya mengasah kapasitas, memperluas wawasan, dan menumbuhkan daya kritis generasi muda.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai agenda berkala tanpa rekomendasi maupun siaran pers. Dengan konsep itu, diskusi diharapkan menjadi ruang belajar bersama dan pertukaran pemikiran, bukan sekadar kegiatan seremonial yang berakhir dengan dokumen formal.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

46.973 Buruh Rokok Malang Terima BLT, Sekda Ingatkan Penggunaan Dana
KNMP Banyuwangi Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Kuliner Hasil Laut
Nataru 2026, Tiga Pelabuhan Alternatif Disiapkan untuk Urai Kepadatan Ketapang–Gilimanuk
Persoalan Lahan Muncul, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon
Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Bantuan Pemulihan
Eva Ramadani Raih Emas, Judo Bangkalan Tambah Medali di POPDA Jatim
Normalisasi Sungai Langkap, Upaya Bangkalan Jaga Sawah dan Antisipasi Banjir
RSUD Ruslan Mataram Pelajari 5 Strategi Tata Kelola BLUD di Semarang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:13

46.973 Buruh Rokok Malang Terima BLT, Sekda Ingatkan Penggunaan Dana

Kamis, 5 November 2026 - 10:03

KNMP Banyuwangi Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Kuliner Hasil Laut

Kamis, 5 November 2026 - 09:57

Nataru 2026, Tiga Pelabuhan Alternatif Disiapkan untuk Urai Kepadatan Ketapang–Gilimanuk

Kamis, 5 November 2026 - 08:40

Persoalan Lahan Muncul, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Kamis, 5 November 2026 - 08:33

Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Bantuan Pemulihan

Berita Terbaru