Megpreneur 2026 Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda Lamongan

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka Offline Session Megpreneur 2026 di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (26/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka Offline Session Megpreneur 2026 di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (26/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Megpreneur 2026 yang memasuki tahap Offline Session selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026. Kegiatan ini dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (26/8/2026).

Program tersebut diikuti generasi muda yang disiapkan untuk mengembangkan bisnis sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi antusiasme peserta Megpreneur 2026. Menurutnya, minat generasi muda untuk menjadi pelaku usaha menunjukkan adanya perubahan orientasi dari sekadar mencari pekerjaan menjadi pencipta peluang ekonomi.

“Ini luar biasa, antusiasmenya menunjukkan bahwa anak-anak muda kita tidak hanya ingin mendapatkan pekerjaan, tetapi juga ingin menciptakan peluang baru dan lapangan pekerjaan,” tutur Yuhronur.

Pemkab Lamongan, kata dia, memiliki komitmen memperkuat UMKM dan perekonomian daerah. Megpreneur menjadi salah satu program prioritas yang diarahkan untuk mendukung wirausaha muda melalui pengembangan usaha, perluasan akses pasar, pembiayaan, inovasi, serta peningkatan daya saing.

Lamongan dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar, antara lain dari sektor pertanian dan peternakan. Potensi tersebut didorong agar tidak berhenti pada sisi produksi, tetapi dikembangkan menjadi peluang pengolahan, pemasaran, inovasi, hingga bisnis bernilai tambah.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan Anang Taufik mengatakan Megpreneur 2026 diarahkan untuk mencetak pebisnis sukses melalui pendampingan online dan offline. Program itu juga ditujukan untuk memperkuat ekosistem bisnis dari hulu hingga hilir serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Dari 319 peserta yang mengikuti tahapan awal, sebanyak 200 peserta terpilih mengikuti Offline Session. Mereka berasal dari sejumlah bidang usaha, mulai agrobisnis, makanan dan minuman, layanan jasa, hingga teknologi dan aplikasi.

Data peserta menunjukkan sekitar 76 persen telah memiliki bisnis yang berjalan. Sementara itu, kurang lebih 23 persen lainnya masih berada pada tahap ide bisnis.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapat mentoring dari praktisi, narasumber berskala nasional, mentor berpengalaman, serta alumni Megpreneur yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya. Salah satu narasumber yang hadir yakni Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia dan TikTok Shop E-commerce Indonesia, Hilmi Adrianto.

Peserta juga akan mendapat akses pasar, perluasan jaringan, wawasan mengenai inovasi dan keberlanjutan bisnis, serta akses pembiayaan sebagai bagian dari penguatan kapasitas usaha.

Salah satu peserta, Ahmad Arif Satria, pelaku usaha perdagangan Latar Cendhani di Sendangduwur yang telah berjalan selama tiga tahun, mengatakan Megpreneur menjadi kesempatan untuk mengembangkan bisnisnya di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

“Di Megpreneur saya ingin belajar mengembangkan usaha, mengingat saat ini pasti banyak sekali pesaing bisnis yang ada disekitar kita. Adapun ingin mengembangkan pengetahuan tentang mengelola media sosial bisnis agar lebih menarik dan bisa menjangkau lebih banyak pembeli,” ungkap Ahmad.

Megpreneur 2026 diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas bagi wirausaha muda Lamongan, sekaligus memperluas peluang mereka untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru