Menaker Dorong Kolaborasi Nasional Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menghadiri Rakernas KSPI 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menghadiri Rakernas KSPI 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Ia menilai, penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pekerja menjadi kunci utama dalam memperkuat daya saing tenaga kerja nasional.

Pernyataan itu disampaikan Yassierli dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, amanat konstitusi mengenai hak warga negara atas pekerjaan layak harus menjadi dasar kebijakan ketenagakerjaan di tengah dinamika ekonomi global dan meningkatnya jumlah angkatan kerja.

“PR kita masih panjang. Tantangan yang kita hadapi tidak sederhana dan memerlukan kerja bersama dari seluruh pihak,” ujar Yassierli.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama pemerintah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berubah. Perkembangan teknologi dan digitalisasi menuntut pekerja memiliki keterampilan baru yang relevan dengan dunia kerja masa kini.

Yassierli menekankan pentingnya penguatan keterampilan masa depan melalui program pelatihan, reskilling, dan upskilling secara berkelanjutan. Upaya tersebut diperlukan agar tenaga kerja Indonesia lebih adaptif terhadap perubahan dan tidak tertinggal oleh perkembangan industri global.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong serikat pekerja untuk berperan lebih luas, tidak hanya dalam memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan, tetapi juga dalam peningkatan kompetensi anggotanya. Menurutnya, penguatan kapasitas menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pekerja.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat perlindungan pekerja, meningkatkan pengawasan norma kerja, serta mengembangkan sistem informasi pasar kerja terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses kerja dan meningkatkan efektivitas penempatan tenaga kerja di berbagai sektor.

Yassierli juga menyoroti perlunya transformasi hubungan industrial yang lebih progresif. Ia menilai, relasi antara pekerja dan perusahaan perlu berkembang menjadi kemitraan strategis yang berorientasi pada produktivitas dan kesejahteraan bersama.

“Kita punya modal besar sebagai bangsa. Dengan gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah, tantangan yang ada bisa diselesaikan bersama,” katanya.

Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal yang juga Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan menilai pemerintahan saat ini memiliki peluang besar untuk memperkuat kesejahteraan pekerja melalui tata kelola yang bersih dan efektif. Ia menekankan pentingnya komitmen dalam mewujudkan negara sejahtera.

“Pemerintahan yang bersih akan menentukan sejauh mana negara mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkas Said Iqbal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Berita Terbaru