BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (24/9/2025), menjadi pusat perhatian ketika Bupati Bangkalan Lukman Hakim secara resmi membuka Anugerah Tokoh Perubahan sekaligus puncak Diskominfo Merdeka Fest 2025. Ajang tahunan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan itu dirancang untuk mengapresiasi kreativitas serta mendorong literasi digital di kalangan masyarakat.
Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini menghadirkan atmosfer baru bagi dunia komunikasi publik di daerah. Diskominfo menegaskan, festival ini menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara, hingga komunitas kreatif untuk menunjukkan karya dalam bentuk artikel jurnalistik, video kreatif, hingga news reading.
Kepala Diskominfo Bangkalan sekaligus ketua panitia, Zainal Alim, menuturkan bahwa penyelenggaraan festival memiliki dasar hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik hingga kebijakan nasional tentang transformasi digital.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, gagasan, dan kreativitas digital mereka. Inilah cara kami mengasah keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri di tengah arus informasi yang begitu deras,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 140 peserta turut ambil bagian dalam berbagai kategori lomba. Mulai dari penulisan artikel, pembuatan video kreatif, hingga karya presenter berita, semua dipertandingkan sebagai ajang unjuk kemampuan sekaligus sarana berbagi pesan positif bagi publik.
Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar peralihan dari cara konvensional menuju teknologi, tetapi perubahan besar yang memengaruhi aspek sosial, ekonomi, hingga budaya masyarakat.
“Digitalisasi memberi kita dua sisi: kemudahan mengakses informasi dan ruang untuk berkarya, tetapi juga tantangan berupa maraknya hoaks dan konten negatif,” tegas Lukman.
Ia mendorong generasi muda, khususnya Gen Z Bangkalan, agar tidak berhenti sebagai pengguna pasif. Menurutnya, kreativitas dalam membuat konten dapat menjadi modal untuk membangun kepercayaan, memperkuat identitas lokal, sekaligus mengangkat nama Bangkalan di tingkat nasional.
“Lewat ide-ide segar, karya digital, dan semangat kolaborasi, kita bisa menjadikan Bangkalan dikenal sebagai daerah dengan talenta kreatif yang tak kalah dari kota besar,” tambahnya.
Merdeka Fest 2025 pun menjadi simbol transformasi digital di Bangkalan. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan komunitas kreatif, ajang ini diharapkan melahirkan tokoh-tokoh perubahan yang mampu membawa semangat baru dalam komunikasi publik.
“Acara ini adalah awal, bukan akhir. Harapannya, semakin banyak generasi muda Bangkalan yang percaya diri menampilkan karya dan berkontribusi melalui dunia digital,” pungkas Lukman.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








