Miris! Dua Periode Zukri Memimpin, SD di Jantung Ibu Kota Pelalawan Masih Berdinding Triplek

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruang kelas tambahan berdinding triplek di SDN 013 Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, yang menjadi sorotan karena keterbatasan fasilitas belajar bagi lebih dari seribu siswa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kondisi ruang kelas tambahan berdinding triplek di SDN 013 Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, yang menjadi sorotan karena keterbatasan fasilitas belajar bagi lebih dari seribu siswa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Potret memprihatinkan dunia pendidikan masih ditemukan di pusat pemerintahan Kabupaten Pelalawan, Riau. Di tengah Kota Pangkalan Kerinci, SD Negeri 013 Kelurahan Kerinci Timur masih memiliki ruang kelas tambahan dengan dinding berbahan triplek, meski sekolah tersebut menampung lebih dari seribu siswa.

Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah Anggota DPRD Pelalawan, Ir. Rustam Sinaga, melakukan peninjauan langsung ke SDN 013 Kerinci Timur, Senin (8/6/2026). Ia mengaku prihatin melihat sarana pendidikan yang dinilai belum layak, padahal sekolah tersebut berada di ibu kota kabupaten.

Berdasarkan hasil peninjauan, SDN 013 saat ini menampung sekitar 1.080 siswa yang terbagi dalam 30 rombongan belajar (rombel). Namun, sekolah tersebut hanya memiliki 12 ruang kelas permanen dan dua ruang tambahan darurat yang dibangun menggunakan dinding triplek.

Keterbatasan fasilitas itu memaksa pihak sekolah menerapkan sistem belajar tiga shift. Setiap ruang kelas diisi sekitar 35 hingga 40 siswa, sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan kondisi yang cukup padat.

“Mirisnya, di ibu kota kabupaten, tepat di tengah Kota Pangkalan Kerinci, masih ada sekolah berdinding selembar triplek. Ini menunjukkan masih kurangnya perhatian terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Pelalawan,” kata Rustam Sinaga.

Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Ia menilai, peningkatan mutu pendidikan tidak akan optimal apabila sarana dasar bagi peserta didik belum terpenuhi secara memadai.

“Bagaimana kualitas SDM anak-anak Pelalawan bisa meningkat jika tempat mereka belajar masih belum layak. Karena itu, saya meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Dinas Pendidikan segera memprioritaskan pembangunan ruang kelas baru yang representatif bagi SDN 013 Kerinci Timur,” tegasnya.

Rustam menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, kebutuhan ruang belajar yang aman dan nyaman harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia berharap Pemkab Pelalawan segera mengalokasikan anggaran pembangunan kelas permanen agar ribuan siswa di SDN 013 dapat memperoleh hak pendidikan yang layak.

“Anak-anak Pelalawan berhak belajar dengan aman, nyaman, dan bermartabat. Ini harus menjadi prioritas bersama demi masa depan generasi penerus daerah,” pungkasnya.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia
Khofifah Pimpin Pembaretan 1.334 Taruna Jatim, Tekankan Karakter dan Disiplin
SMK Go Global Jember Targetkan 1.000 Lulusan ke Pasar Internasional
Polsek Tikung Edukasi Siswa TK Aisyiyah 2 Griya Permata Insani Lamongan Cegah Bullying Sejak Dini
Khofifah Siapkan Servis Gratis 8.100 Motor di 350 SMK se-Jatim
Kabut Asap Selimuti Pelalawan, Disdik Siapkan Opsi Persingkat Jam Belajar
200 Lebih Kepala Sekolah Ikuti Bimtek Dispendik Jember, Kinerja dan Inovasi Jadi Fokus
Dugaan Pemotongan PIP di Lamongan Disorot Mahasiswa, Disdik Siap Tindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:06

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:33

Khofifah Pimpin Pembaretan 1.334 Taruna Jatim, Tekankan Karakter dan Disiplin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:10

SMK Go Global Jember Targetkan 1.000 Lulusan ke Pasar Internasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:44

Polsek Tikung Edukasi Siswa TK Aisyiyah 2 Griya Permata Insani Lamongan Cegah Bullying Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:58

Khofifah Siapkan Servis Gratis 8.100 Motor di 350 SMK se-Jatim

Berita Terbaru