PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Potret memprihatinkan dunia pendidikan masih ditemukan di pusat pemerintahan Kabupaten Pelalawan, Riau. Di tengah Kota Pangkalan Kerinci, SD Negeri 013 Kelurahan Kerinci Timur masih memiliki ruang kelas tambahan dengan dinding berbahan triplek, meski sekolah tersebut menampung lebih dari seribu siswa.
Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah Anggota DPRD Pelalawan, Ir. Rustam Sinaga, melakukan peninjauan langsung ke SDN 013 Kerinci Timur, Senin (8/6/2026). Ia mengaku prihatin melihat sarana pendidikan yang dinilai belum layak, padahal sekolah tersebut berada di ibu kota kabupaten.
Berdasarkan hasil peninjauan, SDN 013 saat ini menampung sekitar 1.080 siswa yang terbagi dalam 30 rombongan belajar (rombel). Namun, sekolah tersebut hanya memiliki 12 ruang kelas permanen dan dua ruang tambahan darurat yang dibangun menggunakan dinding triplek.
Keterbatasan fasilitas itu memaksa pihak sekolah menerapkan sistem belajar tiga shift. Setiap ruang kelas diisi sekitar 35 hingga 40 siswa, sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan kondisi yang cukup padat.
“Mirisnya, di ibu kota kabupaten, tepat di tengah Kota Pangkalan Kerinci, masih ada sekolah berdinding selembar triplek. Ini menunjukkan masih kurangnya perhatian terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Pelalawan,” kata Rustam Sinaga.
Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Ia menilai, peningkatan mutu pendidikan tidak akan optimal apabila sarana dasar bagi peserta didik belum terpenuhi secara memadai.
“Bagaimana kualitas SDM anak-anak Pelalawan bisa meningkat jika tempat mereka belajar masih belum layak. Karena itu, saya meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Dinas Pendidikan segera memprioritaskan pembangunan ruang kelas baru yang representatif bagi SDN 013 Kerinci Timur,” tegasnya.
Rustam menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, kebutuhan ruang belajar yang aman dan nyaman harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia berharap Pemkab Pelalawan segera mengalokasikan anggaran pembangunan kelas permanen agar ribuan siswa di SDN 013 dapat memperoleh hak pendidikan yang layak.
“Anak-anak Pelalawan berhak belajar dengan aman, nyaman, dan bermartabat. Ini harus menjadi prioritas bersama demi masa depan generasi penerus daerah,” pungkasnya.
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin


















Komentar