Kabut Asap Selimuti Pelalawan, Disdik Siapkan Opsi Persingkat Jam Belajar

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Pelalawan. Disdik meminta sekolah memantau kualitas udara dan mengurangi aktivitas luar ruangan. (Dok MDD)

Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Pelalawan. Disdik meminta sekolah memantau kualitas udara dan mengurangi aktivitas luar ruangan. (Dok MDD)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan menyusul kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah tersebut. Jika kondisi udara memburuk dan dinilai membahayakan kesehatan, sekolah dapat mengambil kebijakan mempersingkat jam belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah pendidikan di setiap kecamatan untuk memantau perkembangan kabut asap di daerah masing-masing.

“Kita sudah koordinasi dengan korwil agar memantau kondisi asap di setiap kecamatan. Jika kondisi tidak memungkinkan dan membahayakan kesehatan, agar jam belajar dipersingkat,” ujar Leo Nardo.

Menurut Leo, langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap anak-anak. Pemantauan kualitas udara dilakukan dengan melihat perkembangan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Pelalawan.

Meski kabut asap menjadi perhatian, Disdik Pelalawan hingga kini belum menerbitkan surat edaran mengenai pembelajaran jarak jauh. Keputusan tersebut masih menunggu perkembangan kualitas udara, apakah memburuk atau kembali normal.

“Untuk pembelajaran jarak jauh, sampai sekarang belum ada surat edaran. Kita masih melihat perkembangan ISPU,” kata Leo.

Disdik juga mengimbau peserta didik dan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap semakin tebal. Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dianjurkan sebagai langkah perlindungan.

“Kita mengimbau kepada kita semua, melihat kondisi asap yang semakin tebal, anak-anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila keluar, selalu menggunakan masker,” ujarnya.

Sementara itu, rencana kirab budaya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan yang melibatkan pelajar, paguyuban, dan unsur masyarakat lainnya dipastikan tetap berlangsung.

Leo mengatakan hingga saat ini belum ada instruksi pembatasan kegiatan. Namun, pelaksanaan kirab tetap memperhatikan hasil pemantauan kualitas udara.

“Terkait kirab budaya dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pelalawan yang melibatkan seluruh unsur, baik pelajar, paguyuban maupun unsur masyarakat, tetap akan dilaksanakan. Sampai hari ini belum ada instruksi pembatasan,” jelasnya.

Jika kualitas udara mengalami perubahan signifikan, Disdik Pelalawan akan menyampaikan informasi kepada seluruh peserta kegiatan. Pemantauan berkala menjadi dasar sebelum pemerintah mengambil kebijakan lebih lanjut terkait aktivitas pendidikan dan kegiatan luar ruangan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia
Khofifah Pimpin Pembaretan 1.334 Taruna Jatim, Tekankan Karakter dan Disiplin
SMK Go Global Jember Targetkan 1.000 Lulusan ke Pasar Internasional
Polsek Tikung Edukasi Siswa TK Aisyiyah 2 Griya Permata Insani Lamongan Cegah Bullying Sejak Dini
Khofifah Siapkan Servis Gratis 8.100 Motor di 350 SMK se-Jatim
200 Lebih Kepala Sekolah Ikuti Bimtek Dispendik Jember, Kinerja dan Inovasi Jadi Fokus
Dugaan Pemotongan PIP di Lamongan Disorot Mahasiswa, Disdik Siap Tindaklanjuti
Bisa Servis Motor Belum Cukup, Disnaker Sidoarjo Kejar Standar Industri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:06

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:33

Khofifah Pimpin Pembaretan 1.334 Taruna Jatim, Tekankan Karakter dan Disiplin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:10

SMK Go Global Jember Targetkan 1.000 Lulusan ke Pasar Internasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:44

Polsek Tikung Edukasi Siswa TK Aisyiyah 2 Griya Permata Insani Lamongan Cegah Bullying Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:58

Khofifah Siapkan Servis Gratis 8.100 Motor di 350 SMK se-Jatim

Berita Terbaru