JEMBER, RadarBangsa.co.id — Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember melalui Bidang Pembinaan Ketenagakerjaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kinerja dan Beban Kerja bagi guru dan kepala sekolah di Hotel Aston Jember, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong efektivitas kinerja pendidik sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagakerjaan Dispendik Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, S.Pd., M.Si., mengatakan penguatan pemahaman mengenai beban kerja dan kinerja penting agar guru maupun kepala sekolah dapat menjalankan tugas secara lebih efektif.
“Kita hari ini Dinas Pendidikan, khususnya bidang ketenagakerjaan, mengadakan bimtek beban kerja dan kinerja guru dan kepala sekolah. Harapan kami, kepala sekolah dan guru bisa mengefektifkan kinerjanya, sehingga membawa dampak terhadap kualitas proses pembelajaran yang ada di sekolah,” tutur Tulus.
Menurut Tulus, efektivitas kinerja pendidik juga diharapkan melahirkan berbagai inovasi di lingkungan sekolah. Inovasi tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memberikan dampak positif bagi peserta didik dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Jember.
Ia menilai kreativitas dan inovasi bukan sekadar pilihan, melainkan bagian dari kinerja guru dan kepala sekolah.
“Itu wajib. Ya wajib, itu adalah bagian dari kinerja dari guru dan juga kepala sekolah. Jadi di dalam sekolah itu kan ada kepala sekolah, ada guru, ada tenaga kependidikan, ada murid, ada orang tua. Itu harus menjadi sistem, ekosistem yang saling menguatkan agar tujuan pendidikan itu bisa tercapai,” tegasnya.
Bimtek tersebut diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP.
Untuk memperkuat materi, Dispendik menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya berasal dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur, yakni Prayitno yang merupakan pengelola e-Kinerja untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.
Selain BBGP Jawa Timur, Dispendik Jember juga berupaya menghadirkan unsur BKPSDM serta Dinas Pendidikan Kabupaten Jember dalam kegiatan tersebut.
Tulus menegaskan kegiatan bimtek tidak berhenti pada penyampaian materi. Dispendik Jember menyiapkan tindak lanjut berupa pembinaan terhadap inovasi atau terobosan yang dikembangkan sekolah.
“Harus ada tindak lanjut. Kami tindak lanjutnya adalah berupa inovasi atau terobosan yang sudah dibuat oleh sekolah sesuai dengan arahan atau petunjuk dari Gus Bupati,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dispendik Jember mendorong agar peningkatan kinerja pendidik tidak berhenti pada pemenuhan tugas administratif, tetapi dapat berkontribusi terhadap terciptanya inovasi dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar