Misteri Pria Tak Dikenal Tewas di Jalan Pemuda Semarang, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 6 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal di trotoar Jalan Pemuda, Semarang Tengah, Senin (6/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal di trotoar Jalan Pemuda, Semarang Tengah, Senin (6/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Suasana pagi di kawasan Jalan Pemuda, Kelurahan Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, mendadak gempar pada Senin (6/10/2025). Seorang pria tanpa identitas, yang diduga merupakan gelandangan, ditemukan meninggal dunia di depan rumah warga.

Korban pertama kali dilihat oleh Hanny (57), warga sekitar, sekitar pukul 08.30 WIB. Ia menuturkan semula mengira pria tersebut hanya tertidur di kursi depan rumah warga bernama Jason. Namun setelah didekati, korban terlihat tidak bergerak dengan lendir keluar dari mulut.

> “Awalnya saya kira hanya tidur, tapi setelah diperhatikan ternyata sudah tidak bernapas. Saya langsung panggil warga lain dan melapor ke polisi,” kata Hanny.

Laporan segera ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas Kelurahan Pandansari bersama Unit Reskrim Polsek Semarang Tengah. Warga sekitar, termasuk seorang penjual koran bernama Muhamad Nur Rozi (31), ikut membantu proses awal evakuasi.

Sekitar pukul 09.30 WIB, ambulans Puskesmas Tambak Aji tiba di lokasi. Petugas medis memastikan korban sudah meninggal sebelum tim medis datang. Selanjutnya, Tim INAFIS Polrestabes Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana. Polisi menduga korban meninggal karena faktor kesehatan.

Keterangan sejumlah warga menyebut, korban baru terlihat sekitar tiga hari terakhir sering tidur atau duduk di trotoar depan rumah warga. Ia dikenal berpindah-pindah tempat dan hidup tanpa tempat tinggal tetap.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Dr. Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menunggu pihak keluarga yang mungkin mengenali korban.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, SH., MH., membenarkan peristiwa tersebut.

“Begitu laporan diterima, anggota langsung ke lokasi bersama tim INAFIS dan medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena faktor kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan penelusuran identitas korban, termasuk memeriksa saksi dan mencocokkan laporan orang hilang di wilayah Kota Semarang.

“Kami mengimbau bila ada warga yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri sesuai, segera menghubungi Polsek Semarang Tengah atau Polrestabes Semarang,” pungkas Sugito.

Situasi di lokasi kini telah kondusif setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

Penulis : Sapta

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru