PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Suasana haru dan penuh harapan mewarnai Open House serta pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). Orang tua siswa yang mengantar putra-putrinya tampak antusias melihat anak-anak mereka memperoleh kesempatan menempuh pendidikan dengan fasilitas yang disediakan pemerintah.
Salah seorang orang tua siswa, Abdul Wachid (49), warga Kecamatan Gondangwetan, mengaku bersyukur karena anaknya dapat belajar di Sekolah Rakyat. Menurutnya, fasilitas pendidikan, seragam, hingga kebutuhan makan yang disediakan memberikan ketenangan bagi para orang tua.
“Gak bisa diungkapin mas, terima kasih pokoknya, anak saya sekolahnya bagus, seragamnya bagus dan makanannya enak semua,” ungkap Abdul Wachid.
Kegiatan Open House dan MPLS turut dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo yang membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan Diano Vella Fery, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasuruan dr. Ani Latifah, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rusdi mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya semangat belajar, disiplin, menjaga ibadah, serta menghormati guru, tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama yang mendampingi siswa selama menempuh pendidikan.
“Bapak berpesan, manfaatkanlah kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Tetaplah bersemangat untuk belajar, tegakkan kedisiplinan, dan jangan pernah tinggalkan ibadah. Taati dan hormati guru-guru kalian, tenaga pendidik, wali asuh, serta wali asrama yang setiap hari mendampingi dan menjaga kalian di lingkungan sekolah maupun asrama. Merekalah orang tua kalian selama berada di sini yang akan membimbing kalian menuju kesuksesan,” kata Rusdi.
Ia juga mengajak para orang tua memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat dengan terus memotivasi anak-anak agar rajin belajar dan berperilaku baik selama mengikuti pendidikan di SRT 1 Kabupaten Pasuruan.
Rusdi menegaskan keberhasilan pembentukan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan masyarakat, ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Tim Transisi Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan, Dinas Sosial P3A Kabupaten Pasuruan, Tim Sekolah Rakyat Rintisan 03 dan 48, para pilar sosial yang terdiri atas PKH, TKSK, dan Tagana, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan program tersebut.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar