Musdes Perubahan RPJMDes Jono Gresik, Jadi Momentum Penyusunan Arah Baru Pembangunan Desa

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Semangat perencanaan berbasis partisipasi warga kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Di tengah dinamika regulasi baru soal perpanjangan masa jabatan kepala desa, Pemdes Jono menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2025–2027, Selasa (8/7/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial administratif. Musdes menjadi forum strategis dalam merumuskan ulang arah kebijakan pembangunan desa, khususnya setelah adanya revisi UU Desa yang memperpanjang masa jabatan kepala desa dari enam menjadi delapan tahun. Perubahan ini membuka ruang penyesuaian target dan sasaran pembangunan agar lebih realistis dan berdampak langsung ke masyarakat.

Musdes yang digelar di Balai Desa Jono tersebut dihadiri langsung oleh Camat Cerme H. Umar Hasyim, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forkopimcam, Kepala Desa Jono H. Asrun, jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai kelembagaan desa.

Dalam sambutannya, Camat Cerme menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Desa dan BPD dalam menjaga ritme pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan.

“Saya sangat mengapresiasi harmonisasi yang sudah terjalin baik antara Pemdes Jono dan BPD. Inilah kekuatan utama dalam menyusun arah pembangunan desa yang terbuka, partisipatif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik,” tutur Camat Umar.

Menurutnya, Desa Jono bisa menjadi contoh dalam hal tata kelola desa yang responsif terhadap perubahan kebijakan nasional dan aspirasi warganya.

Musdes ini membahas penyesuaian arah pembangunan jangka menengah dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan, terutama menyangkut kebutuhan dasar warga, penguatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas layanan publik di tingkat desa. Hasil pembahasan akan menjadi pijakan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.

Kepala Desa Jono, H. Asrun, dalam forum tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan kerja sama lintas unsur desa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai hanya melalui program formal semata, melainkan juga lewat keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap perencanaan.

“Kami terus berupaya agar semua program pembangunan betul-betul berangkat dari kebutuhan riil warga. Kolaborasi dengan BPD, lembaga desa, dan seluruh elemen masyarakat akan terus kami perkuat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya perpanjangan masa jabatan, pihaknya memiliki waktu yang lebih luas untuk merealisasikan program-program strategis jangka menengah secara optimal.

Dengan terselenggaranya Musdes ini, Desa Jono meneguhkan posisinya sebagai desa yang adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap kritik dan saran, serta konsisten menempatkan aspirasi masyarakat sebagai dasar utama pembangunan.

Lainnya:

Penulis : Agus/Rouf

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru