GRESIK, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun 2025–2027 pada Senin malam, 7 Juli 2025. Musdes yang berlangsung di Aula Balai Desa ini juga dirangkaikan dengan pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 dan penjaringan usulan program prioritas dari masyarakat.
Musyawarah tersebut menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi serta menyusun arah pembangunan desa secara partisipatif. Hadir dalam kegiatan ini Camat Cerme H. Umar Hasyim, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Tambakberas Wahyudi, Ketua BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader, serta perwakilan RT/RW dan lembaga kemasyarakatan desa lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Cerme H. Umar Hasyim menyampaikan apresiasi atas semangat kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan.
“Kita berharap perubahan RPJMDes ini bisa menjawab kebutuhan riil masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat adalah kunci dalam menghadirkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Tambakberas Wahyudi menegaskan bahwa penyesuaian terhadap RPJMDes dilakukan sebagai respons atas perkembangan situasi aktual serta sinkronisasi dengan arah kebijakan daerah dan nasional.
“Penyusunan ulang RPJMDes ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah upaya penyesuaian arah pembangunan desa agar tetap relevan dengan perkembangan dan tantangan yang ada,” terangnya.
Wahyudi juga menjelaskan bahwa forum Musdes ini menjadi wadah untuk menyerap usulan dari masyarakat secara langsung dan terbuka. Pembentukan Tim Penyusun RKPDes tahun 2026 menjadi salah satu langkah penting agar program kerja tahunan nantinya sesuai dengan kebutuhan warga.
“Forum ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan usulan prioritas secara terbuka. Tim RKPDes yang terbentuk nantinya akan merumuskan program kerja berdasarkan aspirasi tersebut,” tambahnya.
Berbagai usulan program yang mengemuka dalam Musdes antara lain peningkatan kualitas jalan lingkungan, penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga, pembangunan sarana pendidikan anak usia dini (PAUD), serta dukungan untuk pengembangan usaha ekonomi produktif bagi pelaku UMKM.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir menyebutkan bahwa partisipasi warga dalam forum ini cukup tinggi, dan mengarah pada kebutuhan-kebutuhan dasar yang selama ini menjadi harapan bersama.
“Usulan warga banyak mengarah pada kebutuhan dasar, mulai dari jalan lingkungan, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga dukungan konkret untuk UMKM,” jelasnya.
Kehadiran aktif para tokoh masyarakat, kader desa, serta lembaga lokal menunjukkan bahwa proses perencanaan di Desa Tambakberas tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses demokrasi yang hidup di tingkat desa.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Agus/Rouf
Editor : Zainul Arifin








