Nestlé dan Pemkab Pasuruan Buka Pelatihan Kerja, 16 Peserta Lolos Seleksi

Selasa, 13 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Program GEMILANG hasil kolaborasi PT Nestlé Indonesia dan Pemkab Pasuruan di UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Senin (12/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelaksanaan Program GEMILANG hasil kolaborasi PT Nestlé Indonesia dan Pemkab Pasuruan di UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Senin (12/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 16 peserta terpilih mengikuti Program Pelatihan Kerja Generasi Muda Kompeten Industri Cemerlang (GEMILANG) hasil kolaborasi PT Nestlé Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dari jumlah tersebut, peserta akan diseleksi kembali hingga tersisa 10 orang untuk mengikuti tahapan lanjutan program.

Pelatihan yang berlangsung selama enam bulan itu dimulai pada Senin (12/10/2026) di UPT LKD Kabupaten Pasuruan. Program ini menyasar talenta lokal lulusan SMA jurusan IPA dan SMK yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan dunia industri.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin, mengatakan Kabupaten Pasuruan terpilih sebagai lokasi pelaksanaan GEMILANG pada 2026. Program tersebut dilaksanakan satu kali dalam setahun.

“Syukur alhamdulillah karena Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi lokasi pelaksanaan Program Gemilang,” katanya.

Menurut Rakhmat, proses seleksi dimulai dari 160 pendaftar hingga menghasilkan 16 peserta. Pemerintah daerah bersama tim Nestlé melakukan rekrutmen dan menyiapkan pelatihan keterampilan teknis maupun nonteknis.

“Awalnya ada 160 pendaftar kemudian kami saring lagi sampai 16 peserta. Kita kolaborasi, kita rekrut bersama tim Nestle, kita latih hardskill dan soft skill, kita kasih kesempatan untuk job training di pabriknya langsung,” imbuhnya.

Peserta akan mendapatkan pembelajaran melalui kegiatan di kelas, pelatihan praktik secara hybrid, serta pengalaman langsung di area produksi. Skema ini dirancang agar peserta memahami keterampilan dasar sekaligus lingkungan kerja industri.

Kepala HRD PT Nestlé Indonesia Pabrik Kejayan, Heru Cahyono, mengatakan program tersebut menjadi pelatihan kerja pertama yang dijalankan melalui kerja sama langsung dengan pemerintah daerah. Kabupaten Pasuruan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pada 2026.

Menurut Heru, program itu sejalan dengan komitmen perusahaan untuk ikut mengembangkan potensi masyarakat di sekitar pabriknya.

“Dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang komprehensif seperti ini, Nestlé Indonesia berkomitmen untuk menciptakan peluang bagi para peserta Program Pelatihan Kerja Gemilang untuk meningkatkan kompetensi dan daya saingnya,” tegasnya.

Heru menjelaskan, peserta akan menjalani pembelajaran keterampilan kerja dasar dan soft skills selama tiga bulan di Balai Latihan Kerja. Tahap ini juga mencakup sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bersama Balai Vokasi.

Setelah tahapan tersebut, peserta akan diseleksi untuk melanjutkan program on-the-job training (OJT) di Pabrik Nestlé Kejayan. Selama menjalani OJT, peserta akan memperoleh uang saku harian.

Program ini juga memberikan sertifikat setelah pelatihan selesai. Peserta berpeluang berkarier di PT Nestlé Indonesia apabila perusahaan membuka kesempatan rekrutmen.

Heru menyebut pengalaman mengikuti pelatihan di lingkungan perusahaan dapat membantu peserta mengenal operasional industri, termasuk proses produksi.

Melalui GEMILANG, Pemkab Pasuruan dan PT Nestlé Indonesia berharap kompetensi generasi muda setempat semakin berkembang sehingga mampu bersaing di dunia kerja. Program ini juga diarahkan untuk mendukung upaya pencapaian Indonesia Emas 2045.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru