Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Dirikan 7 Pos Pengamanan Mudik

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Pasuruan bersiaga di pos pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk melayani pemudik, Minggu (15/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Polres Pasuruan bersiaga di pos pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk melayani pemudik, Minggu (15/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Polres Pasuruan mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan untuk melayani para pemudik selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Pos-pos tersebut disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Operasi pengamanan tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selain pengamanan jalur mudik, aparat kepolisian juga melakukan pengawasan di sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Tujuh pos yang didirikan terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pos Pam), dua Pos Pelayanan (Pos Yan), serta satu Pos Terpadu yang berfungsi sebagai pusat kendali operasi lapangan. Penempatan pos dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat mobilitas kendaraan dan potensi keramaian di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Empat Pos Pengamanan ditempatkan di Alun-Alun Bangil, jalur Arteri Gempol, kawasan Cimory Prigen, serta Tosari yang menjadi jalur utama menuju destinasi wisata Gunung Bromo. Sementara dua Pos Pelayanan didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang yang kerap menjadi tempat singgah pemudik. Adapun Pos Terpadu berada di kawasan Taman Dayu Pandaan yang difungsikan sebagai pusat koordinasi pengamanan selama operasi berlangsung.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk mendukung pengamanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Sebanyak 220 personel Polri dikerahkan dalam operasi tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 personel ditempatkan di Pos Pam, Pos Yan, serta Pos Terpadu untuk melayani masyarakat secara langsung. Sementara 110 personel lainnya disiagakan di posko dan satuan tugas operasi untuk mendukung pengamanan di lapangan.

Selain personel kepolisian, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan di pos-pos operasi. Sedangkan 153 personel lainnya disiagakan di markas komando sebagai cadangan untuk mengantisipasi situasi darurat.

Unsur yang terlibat dalam pengamanan tersebut antara lain berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga sejumlah organisasi komunikasi masyarakat.

“Pos-pos tersebut kami tempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi,” kata AKBP Harto Agung Cahyono di sela kegiatan pengamanan, Minggu (15/3/2026).

Kapolres menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga mencakup sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian selama libur Lebaran. Beberapa di antaranya seperti pusat perbelanjaan, rumah ibadah, terminal, kawasan wisata, hingga titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, lonjakan kendaraan juga diprediksi terjadi di jalur wisata menuju kawasan pegunungan serta ruas jalan tol yang melintasi wilayah Kabupaten Pasuruan. Karena itu, koordinasi lintas instansi dilakukan secara intensif untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.

“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai stakeholder menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” tambahnya.

Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan secara tiba-tiba. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di Kabupaten Pasuruan.

“Kami optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Berita Terbaru