LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Satuan Samapta (Pamapta) Polres Lamongan kembali menegaskan peran Polri yang humanis melalui kegiatan Patroli Peduli Kasih (PADUKA). Dalam patroli rutin tersebut, petugas menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga difabel di wilayah jalur poros Lamongan–Surabaya, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB ini dipimpin Pamapta I Polres Lamongan, IPDA Lucky Ardiansya, S.H., bersama anggota piket SPKT. Patroli menyasar Jl. Raya Babat–Surabaya, tepatnya di pintu keluar Jalur Lingkar Utara (JLU) Kecamatan Deket, kawasan dengan mobilitas lalu lintas tinggi dan aktivitas ekonomi informal masyarakat.
Dalam patroli tersebut, petugas menjumpai Nurdin, warga yang sehari-hari berjualan tisu di lampu merah jalur poros. Berdasarkan keterangan di lapangan, Nurdin mengalami disabilitas pada kaki akibat kecelakaan tertabrak kereta api pada tahun 2010. Kondisi tersebut membuatnya bergantung pada aktivitas ekonomi sektor informal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai wujud empati dan kepedulian, Pamapta Polres Lamongan menyerahkan paket sembako untuk membantu meringankan beban hidup Nurdin. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen PADUKA yang mengintegrasikan patroli keamanan dengan sentuhan sosial, khususnya bagi kelompok rentan.
“Terima kasih kepada Bapak-bapak polisi. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ujar Nurdin singkat usai menerima sembako. Ia mengaku merasa diperhatikan dan terbantu oleh kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. menegaskan bahwa PADUKA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan agenda berkelanjutan yang menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian, empati, dan gotong royong, terutama kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai mitra sosial yang responsif terhadap persoalan kemanusiaan di lapangan. “Pendekatan humanis ini diharapkan mempererat kepercayaan publik dan memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








