Pahlawan Nasional Diumumkan, PKB Malang Gelar Tasyakuran

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tasyakuran Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh Jawa Timur. (Foto Dok HO/RadarBangsa.co.id)

Tasyakuran Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh Jawa Timur. (Foto Dok HO/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Suasana hangat terasa di lingkungan DPRD Kabupaten Malang saat Fraksi PKB menggelar tasyakuran sebagai ungkapan syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh besar asal Jawa Timur. Agenda yang berlangsung Kamis (13/11/2025) itu menjadi ruang refleksi atas kiprah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Muhammad Kholil, dan aktivis buruh Marsinah, yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi perjalanan bangsa.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, H Abdulloh Satar SE MM, menuturkan bahwa tasyakuran digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap tiga tokoh yang nilai perjuangannya terus menginspirasi masyarakat luas. Menurutnya, PKB memiliki kedekatan historis dan emosional dengan para figur tersebut, terutama Gus Dur yang menjadi salah satu rujukan moral bagi kader-kader partai.

“Penganugerahan gelar ini membawa kebanggaan tersendiri bagi kami. Melalui tasyakuran ini, kami ingin mengingatkan kembali nilai perjuangan yang diwariskan para tokoh itu,” kata Satar.

Acara syukuran tersebut dihadiri tidak hanya oleh anggota Fraksi PKB, tetapi juga jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Malang, perwakilan seluruh fraksi, serta anggota alat kelengkapan dewan (AKD). Kehadiran lintas fraksi ini menciptakan suasana kebersamaan yang menunjukkan bahwa penghargaan terhadap jasa pahlawan menjadi kepentingan bersama, melampaui batas-batas politik.

Satar menilai, momentum ini sekaligus memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga ruang dialog di lingkungan dewan. Meski berasal dari partai politik berbeda, para anggota legislatif tetap memiliki satu titik temu, yakni penghormatan terhadap sejarah nasional dan nilai kemanusiaan yang diperjuangkan para pahlawan.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di Kabupaten Malang. Di berbagai daerah, kader PKB turut menggelar tasyakuran sebagai ekspresi rasa syukur sekaligus cara menghidupkan kembali semangat keteladanan para tokoh tersebut di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan pandangan politik tidak menjadi penghalang untuk berkumpul dan mengenang jasa para pahlawan. Ini menjadi pengingat bahwa persatuan adalah fondasi penting bangsa,” tutup Satar.

Penulis : Windu

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru