Pak Kapolres, Warga Asahan Butuh Kemudahan Urus Pajak di Samsat Kisaran

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Thomson  Siregar  warga kelurahan Lestari Kisaran kecewa mengurus pajak kenderaan dipersulit. (Foto/Joko)

Thomson Siregar warga kelurahan Lestari Kisaran kecewa mengurus pajak kenderaan dipersulit. (Foto/Joko)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Thomson Siregar, warga Kelurahan Lestari, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, menyampaikan kekecewaannya terhadap birokrasi administrasi di Kantor Samsat Kisaran. Thomson mengaku dipersulit saat hendak membayar pajak dua unit sepeda motor miliknya.

“Mau mengurus pembayaran pajak kendaraan milik sendiri saja sulit, padahal pajak yang saya bayar untuk negara,” kata Thomson kepada *Radar Bangsa* pada Jumat (24/01/2025) pukul 14.00 WIB di Kantor Samsat Kisaran.

Thomson menjelaskan, ia memiliki dua unit sepeda motor. Satu unit atas nama dirinya, sementara yang lainnya atas nama istrinya. Ketika mencoba membayar pajak kendaraan atas nama istrinya, ia diminta untuk melengkapi dokumen tambahan berupa surat kuasa.

“Saya disuruh membuat surat kuasa dari istri saya karena yang mengurus adalah saya. Surat itu juga harus dilengkapi dengan materai senilai Rp15.000 yang disediakan oleh oknum biro jasa di sana,” ujar Thomson.

Tak hanya surat kuasa, Thomson juga mengeluhkan sejumlah biaya tambahan yang dikenakan selama proses pengurusan pajak. Ia menyebut, dirinya diminta membayar Rp20.000 untuk fotokopi 10 lembar STNK sekaligus map. Kemudian, ia diminta membayar Rp20.000 lagi untuk pemeriksaan fisik kendaraan.

“Saya sangat kecewa. Seharusnya pemerintah mempermudah masyarakat yang taat pajak, bukan malah mempersulit. Kalau begini, orang bisa jadi malas mengurus pajak kendaraannya,” tegas Thomson.

Ia menambahkan bahwa prosedur yang rumit dan biaya tambahan seperti ini berpotensi membuat masyarakat enggan membayar pajak. “Bisa-bisa pajak kendaraan kita mati karena enggan bayar kalau dipersulit begini,” katanya dengan nada kesal.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi permasalahan ini kepada Kanit Registrasi dan Identifikasi (Reg Ident) Samsat Kisaran, pejabat tersebut tidak berada di tempat. Salah seorang staf wanita menyatakan bahwa Kanit Reg Ident sedang berada di Polres Asahan.

“Pak Kanit sedang berada di Polres,” ucap staf tersebut dari dalam ruangannya.

Thomson berharap sistem birokrasi pembayaran pajak kendaraan di Samsat Kisaran dapat diperbaiki agar lebih efisien dan transparan. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk memantau dan mengawasi praktik-praktik yang menyulitkan masyarakat dalam pengurusan administrasi.

“Jangan sampai orang yang taat pajak justru merasa dirugikan. Harus ada pembenahan agar masyarakat mau dan mudah membayar kewajibannya kepada negara,” pungkas Thomson.

Lainnya:

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan
Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci
Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo
Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
Pak Kapolres, Warga Asahan Butuh Kemudahan Urus Pajak di Samsat Kisaran

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Nasional

Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

 Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan bersama Bupati Jombang melepas keberangkatan jamaah haji kloter 62 dan 63 di Pendapa Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Wakil Bupati Bangkalan melepas keberangkatan jamaah calon haji di Masjid Agung Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB