Pasuruan Mulai Safari Ramadan 2026, Bupati Rusdi Sutejo Ingatkan ASN Hindari Godaan Korupsi

Minggu, 1 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menghadiri Safari Ramadan bersama Forkopimda dan ulama, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menghadiri Safari Ramadan bersama Forkopimda dan ulama, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para alim ulama, Jumat (27/2/2026) sore. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi pemerintahan serta pengingat integritas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Safari Ramadan bertema “Indahnya Menggapai Keberkahan di Bulan Ramadan” tersebut dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Shobih Asrori, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, unsur TNI, serta tokoh ulama di antaranya KH Ali Ridho Hasyim, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, dan KH Ma’sum Hasyim.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan ulama dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi lintas elemen menjadi faktor utama keberlanjutan program pembangunan di Kabupaten Pasuruan.

“Terima kasih kepada seluruh Forkopimda dan alim ulama yang selama ini terus bersinergi bersama pemerintah daerah sehingga pembangunan dapat berjalan optimal,” ujar Rusdi.

Selain memperkuat kebersamaan, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi itu juga memberikan perhatian khusus kepada ASN dan pejabat organisasi perangkat daerah (OPD). Ia meminta seluruh aparatur bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tanpa menyimpang dari aturan.

Rusdi menekankan capaian kinerja minimal harus memenuhi target yang telah ditetapkan. Namun ia mengingatkan agar ASN tidak tergoda praktik menyimpang yang berpotensi berurusan dengan aparat penegak hukum (APH).

“Godaan itu pasti ada, termasuk terkait kebutuhan ekonomi. Karena itu ASN harus kuat menjaga integritas agar tidak terseret persoalan hukum,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan tausiah keagamaan yang disampaikan KH Ma’sum Hasyim menjelang waktu berbuka puasa, sekaligus menjadi penguatan nilai spiritual bagi jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan amanah pelayanan publik selama bulan suci Ramadhan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru