Pelantikan BEM Malang Raya, Sanusi Tekankan Aksi Nyata Untuk Lingkungan

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., memberikan arahan saat Pelantikan BEM Malang Raya 2025–2026 di Aula Universitas Katolik Widya Karya, Kota Malang. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., memberikan arahan saat Pelantikan BEM Malang Raya 2025–2026 di Aula Universitas Katolik Widya Karya, Kota Malang. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

MALANG, RadarBangsa.co.id – Peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan kembali ditegaskan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat menghadiri Pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya periode 2025–2026. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Seminar Kedaerahan bertema “Tata Kelola Ruang Kota Malang dalam Menghadapi Krisis Lingkungan” dan digelar di Aula Universitas Katolik Widya Karya, Sabtu (20/12) siang.

Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kota Malang, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda Malang Raya, Presiden BEM Malang Raya, serta pengurus BEM se-Malang Raya. Kehadiran lintas unsur ini dinilai mencerminkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan, khususnya isu lingkungan.

Dalam arahannya, Sanusi berbagi pengalaman pribadi saat menempuh pendidikan di IAIN pada era 1980-an. Ia menekankan bahwa menjadi mahasiswa pada masa itu membutuhkan perjuangan dan keteguhan sikap. Nilai tersebut, menurutnya, tetap relevan hingga kini ketika mahasiswa dihadapkan pada persoalan bangsa yang semakin kompleks.

“Mahasiswa harus memiliki semangat juang dan idealisme yang kuat. Tanpa arah pembangunan yang jelas, bangsa ini akan terus berjalan dalam kebingungan,” kata Sanusi. Ia juga menyoroti tantangan daerah akibat keterbatasan fiskal, termasuk pemotongan Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh pemerintah pusat yang kerap menghambat laju pembangunan.

Sanusi menegaskan, mahasiswa memiliki posisi penting sebagai penentu masa depan bangsa sekaligus mitra kritis pemerintah. Untuk itu, Pemkab Malang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mahasiswa yang memiliki inovasi dan gagasan solutif bagi daerah.

Ia secara khusus menyoroti kondisi darurat sampah di Kabupaten Malang. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah memulai langkah edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah, namun upaya tersebut membutuhkan dukungan semua pihak. “Mahasiswa harus berani turun tangan, tidak hanya berdiskusi, tetapi terlibat langsung dalam gerakan lingkungan,” ujarnya.

Mengacu pada berbagai bencana alam di Indonesia, termasuk banjir bandang di Aceh, Sanusi menilai pencegahan harus dimulai dari langkah konkret. “Diperlukan gerakan masif penanaman pohon dan komitmen menjaga hutan dengan prinsip dilarang tebang. Ini tanggung jawab moral generasi muda demi keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Pelantikan BEM Malang Raya ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi mahasiswa lintas kampus untuk menghadirkan gagasan kritis sekaligus aksi nyata, sehingga kampus tidak hanya menjadi pusat wacana, tetapi juga motor solusi bagi persoalan lingkungan dan pembangunan daerah.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB