Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi DBHCHT 2026 di BLK Rejoso, Senin (10/11/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi DBHCHT 2026 di BLK Rejoso, Senin (10/11/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang pertama tahun 2026 yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Sebanyak 96 peserta terdaftar mengikuti program pelatihan yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan kerja sekaligus kesiapan mental pencari kerja menghadapi kebutuhan industri di Kabupaten Pasuruan.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (10/11/2026). Acara tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Kepala Balai Vokasi dan Produktivitas Kabupaten Sidoarjo, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Pasuruan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Pasuruan, Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (BKK), serta perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Pasuruan.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dengan ketersediaan tenaga kerja lokal, khususnya generasi muda yang mendominasi peserta pelatihan.

“Pelatihan ini adalah ikhtiar pemerintah daerah untuk mensinergikan pencari kerja dengan dunia usaha. Kita ingin tenaga kerja Pasuruan tidak hanya siap kerja, tetapi juga punya daya saing,” kata Rusdi di hadapan peserta.

Ia menjelaskan, saat ini sertifikat kompetensi dan keahlian teknis menjadi syarat penting di dunia kerja. Namun demikian, Bupati menekankan bahwa penguasaan soft skill seperti sikap, tanggung jawab, dan etika kerja tidak kalah penting dibandingkan kemampuan teknis.

“Sudah saatnya pola pikir pencari kerja diubah. Attitude, tanggung jawab, dan komitmen itu akan menjadi catatan pimpinan. Skill bisa diasah, tapi karakter harus dibangun dari sekarang,” ujarnya.

Rusdi juga mendorong peserta untuk menjadikan portofolio dan kisah sukses orang lain sebagai bahan pembelajaran, bukan sekadar motivasi sesaat. Menurutnya, keberhasilan setiap orang memiliki proses berbeda, namun prinsip kejujuran dan konsistensi tetap menjadi kunci.

Di akhir arahannya, Bupati Pasuruan menyampaikan pesan agar peserta selalu mengiringi usaha dengan doa dan rasa syukur, serta menata niat dalam setiap langkah yang ditempuh.

“Jadilah pribadi yang jujur, berkomitmen, dan amanah. Jangan hanya berangan-angan, tapi harus ada aksi nyata kalau ingin sukses,” tegasnya.

Pelatihan berbasis DBHCHT ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pasuruan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal agar lebih siap terserap di sektor industri dan usaha.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru