BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – UPTD SDN Tunjung 01 Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, menggelar pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025-2026 sebagai tanda akhir proses belajar selama enam tahun. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah pada Rabu (10/6/2026) itu sekaligus menjadi momen penyerahan kembali siswa kepada orang tua masing-masing.
Acara tasyakuran dan pelepasan tersebut dihadiri pengawas SDN yang mewakili Dinas Pendidikan Bangkalan, komite sekolah, kepala sekolah sekitar, tokoh masyarakat, seluruh guru, wali murid kelas VI, serta warga setempat. Suasana berjalan sederhana namun khidmat.
Sebelum acara inti dimulai, para siswa kelas IV menampilkan sejumlah pentas seni, seperti ekskould, tanfik atau qiroah, tari daerah, dan pembacaan puisi. Penampilan itu menjadi ruang apresiasi atas kreativitas anak sekaligus bukti bahwa kegiatan sekolah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan bakat.
Dalam kesempatan itu, Kepala UPTD SDN Tunjung 01, Mohammad Zainudin, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pelepasan bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal menuju jenjang yang lebih tinggi. Ia meminta para lulusan terus belajar, mengasah potensi, dan menjaga akhlak di mana pun berada.
“Perjalanan ini bukan berakhir, melainkan gerbang awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jangan pernah lelah untuk belajar dan mengasah potensi diri,” ujar Zainudin.
Ia juga berpesan agar para siswa menjaga nama baik sekolah dengan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter. Menurutnya, prestasi akademik harus berjalan seiring dengan budi pekerti yang baik.
Adapun daftar peringkat siswa kelas VI tahun ini menempatkan Alissa Nadya Salwa Andyka, Syalman Alfarisi, dan Amanda Almaira Rahayu di kelas 6A. Sementara di kelas 6B, peringkat diraih Khanza Rahmania Cahyadi, Genis Zahra Alfiyatun Jannah, dan Yumna Dhia Khaliza. Khanza Rahmania Cahyadi tercatat sebagai lulusan terbaik dengan nilai tertinggi.
Di akhir sambutannya, Zainudin menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan wali murid apabila selama mendidik masih terdapat kekhilafan. Ia berharap para lulusan membawa nama baik sekolah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Atas nama seluruh dewan guru, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya bila selama mendidik ada kesalahan. Teruslah mengukir prestasi dan jaga nama baik sekolah,” pungkasnya.
Penulis : Lan
Editor : Zainul Arifin


















Komentar