BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Blitar mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Bantuan diberangkatkan langsung oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM., bersama Forkopimda, seluruh kepala perangkat daerah, dan stakeholder dari Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar, Selasa (25/8/2026).
Rijanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut bergotong royong menyiapkan bantuan. Menurutnya, logistik dapat dikumpulkan dalam waktu singkat berkat kerja sama dan sinergi berbagai pihak.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat semangat kemanusiaan dan gotong royong untuk membantu sesama,” ucap Rijanto.
Bantuan yang diberangkatkan terdiri dari sejumlah kebutuhan pangan. Salah satunya telur sebanyak 8.778 kilogram yang dihimpun dari sejumlah pihak, termasuk Agung PS, Koperasi Pinsar, Morodadi Farm, Loading Koperasi PPN, PPRN, KPPS, serta sejumlah koperasi dan kelompok usaha lainnya.
Selain telur, terkumpul sambal pecel sebanyak 356,5 kilogram. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Omah Jenang, serta DAFF Coffee.
Pemkab Blitar juga mengirimkan 627 dus susu. Bantuan itu berasal dari KUD Semen, Greenfield, Koperasi Satwa Manunggal Sejahtera, KSU Jaya Abadi, serta KSU Rukun Santoso melalui produk CIMORY dan Bendera.
Untuk kebutuhan pangan lainnya, terkumpul gula sebanyak 2.000 kilogram. Rinciannya, 1.000 kilogram berasal dari PT SGN melalui PG Mojopanggung dan PG Ngadirejo, serta 1.000 kilogram dari PT RMI.
Bantuan beras yang dihimpun mencapai 2.650 kilogram dari Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi (PERPADI). Sementara itu, Dinas Koperasi Kabupaten Blitar dan UMKM turut menyumbangkan 10 dus mi instan.
Pengiriman bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap warga yang terdampak bencana gempa di Flores, NTT.
Penulis : Atik
Editor : Zainul Arifin


















Komentar