Pengurus IKAFE Unair 2022 Gelar Seminar Internasional ‘Positioning Indonesia dalam Presidensi G20’

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Seminar internasional IKAFE UA (Universitas Airlangga) 2022 yang mengangkat tema “Positioning Indonesia dalam Presidensi G20” berlangsung dengan lancar. Padahal menurut ketua panitia, Nurendra Bagas Prakoso dalam sambutannya mengaku bahwa, persiapan acara hanya dilakukan dalam 10 hari. Tidak menyia-nyiakan waktu, Nurendra mengerahkan sumber daya yang ada demi acara ini. Ia melibatkan pengurus IKAFE 2022 juga mahasiswa FEB UNAIR.

Sambutan lainnya disampaikan oleh Indra Nur Fauzi, Zaelani, Muhammad Madyan, dan Fandi Akhmad Yani. Pihak yang terlibat dalam acara ini baik sambutan hingga pembicara adalah alumni FEB UNAIR dari berbagai angkatan.

Bacaan Lainnya

Seminar internasional ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama mengangkat topik “Indonesia’s Investment Outlook in The Nasional Economic Recovery and Resilience Efforts Toward A Green Economy”, dengan mengundang Sahminan (Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia).

Tidak sendiri, Daniey Adi Purwanto, dari Economic University Kontingen Jerman ikut bergabung untuk mengeksekusi sesi pertama dari seminar ini. Sesi ini membahas bahwa, kerusakan lingkungan dapat berimplikasi terhadap stabilitas moneter dan sistem keuangan seperti gangguan keuangan dan resiko transisi.

“Ketika investasi itu direalisasikan dengan optimal dan menjadi sumber perekonomian maka akan berpengaruh pada pdb. Green central bank diharapkan dapat tangguh menghadapi perubahan iklim dan telah diusahakan untuk menginvestasikan devisa pada aset-aset yang hijau,” terang Sahminan ketika diminta untuk menjadi narasumber. Kamis, (31/3/2022).

Menurut Sahminan, green economy harus selalu disuarakan, karena kerusakan lingkungan akan berdampak langsung pada kestabilan ekonomi. Ekonomi dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Baik kegiatan ekonomi maupun kelestarian lingkungan harus berjalan selaras dan beriringan.

Daniey Adi Purwanto ikut berpendapat bahwa, green economy adalah yang sangat penting. Saking pentingnya, ia menyarankan UNAIR ikut menyuarakan perihal green economy. “UNAIR juga harus ikut menyuarakan green economic sebagai salah satu arah dalam pembangunan nasional,” tegasnya dalam pemaparan materinya.

Setelah itu, seminar sesi dua diawali dengan keynote speech dari Fandi Akhmad Yani selaku Bupati Gresik yang merangkap menjadi Ketua IKAFE UNAIR 2022. Pada pidatonya, Gus Yani banyak memberikan pandangannya mengenai potensi pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Setelah keynote speech berakhir, peserta dipersilakan untuk ishoma. Makan siang yang dihidangkan berasal dari catering yang berkualitas sehingga semua tamu terlihat sangat menikmatinya.

Seminar sesi dua bertemakan “Strategi Determinasi Potensi dan Kekuatan Indonesia dalam Transformasi Ekonomi Digital” dengan pembicara-pembicara berbobot yaitu Perwakilan Duta Besar Amerika, Perwakilan Duta Besar RRC : Thalita Ernandya Yuwono, (Senior Urban Economist Team Leader World Bank), juga Imron Hamzah (Founder dan CEO Anterin Digital Nusantara).

Di sesi ini, peserta banyak mendapatkan insight tentang bagaimana perkembangan ekonomi digital yang ada di Indonesia serta potensinya di masa depan. Dalam presentasinya, Imron Hamzah menjelaskan bahwa, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan digital ekonomi. Menurutnya, Indonesia memiliki 50% lebih generasi Z yang berarti akan menjadi lebih mudah untuk melakukan digital literasi.

“Tidak semua orang bisa melakukan literasi digital sehingga dengan dibukanya akses on-demand service, literasi bukan hanya seolah memanfaatkan literasi digital, namun digital tolls juga dimanfaatkan dalam kegiatan ekonomi,” jelas Imron.

Baik sesi satu maupun sesi dua, panitia menyediakan kesempatan peserta untuk melakukan tanya jawab dengan para pembicara. Peserta seminar yang sebagian besar terdiri dari mahasiswa pun nampak antusias untuk memanfaatkan kesempatan ini.

​Acara dilanjutkan dengan rapat kerja para pengurus IKAFE UNAIR 2022. Rapat kerja dilaksanakan dengan tertib, dan dipandu oleh Zaki Basalamah selaku Sekjen IKAFE UNAIR 2022.

Rapat kerja dilaksanakan untuk mengesahkan beberapa program kerja untuk kepengurusan tahun ini. Para pengurus akhirnya menyepakati beberapa program kerja diantaranya : Sinkronisasi database alumni dengan Fakultas, pemetaan potensi alumni, peningkatan potensi individu alumni, peningkatan kualitas manajemen organisasi, optimalisasi media komunikasi IKAFE UNAIR 2022.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.