NGANJUK, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Unit Reaksi Cepat Penanganan Jalan (URC PJ) UPTD PJJ wilayah Berbek mengebut perbaikan jalan rusak menjelang arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 13 ruas jalan kabupaten dan provinsi ditargetkan rampung sebelum Hari Raya guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Langkah percepatan ini dilakukan di wilayah kerja “LUBERSANGET” yang meliputi Kecamatan Loceret, Berbek, Sawahan, dan Ngertos, di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk.
Kepala URC PJ “LUBERSANGET”, Endank Kosasih, mengatakan pihaknya mendapatkan penugasan penanganan total 13 ruas jalan dengan panjang rata-rata sekitar empat kilometer per ruas. Hingga pertengahan Maret 2026, sebagian besar pekerjaan telah berjalan dan tersisa tiga ruas yang masih dalam proses pengerjaan.
“Dari 13 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab kami, saat ini tinggal tiga ruas yang belum selesai. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat dirampungkan sebelum Lebaran,” ujar Endank saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3/2026).
Ia menegaskan, prioritas utama adalah memastikan jalur poros utama bebas dari lubang sebelum puncak arus mudik. Hal ini penting untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kerusakan jalan.
Proses perbaikan dilakukan dengan metode penutupan lubang jalan menggunakan material aspal serta pemadatan menggunakan alat berat seperti vibro roller agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama.
Dari pantauan di lapangan, tim URC PJ tengah melakukan penambalan jalan berlubang di ruas Tangrejo–Kepatihan sepanjang sekitar empat kilometer. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan penggilasan menggunakan vibro roller untuk memastikan permukaan jalan kembali rata.
Operator alat berat vibro roller, Basuki Rahmat, menjelaskan bahwa satu segmen pengerjaan rata-rata mencapai sekitar 100 meter.
“Untuk ruas Patian–Boto hingga Klaban, setiap segmen sekitar 100 meter dan total ada enam segmen yang dikerjakan,” katanya.
Perbaikan jalan ini dinilai krusial karena kerusakan jalan sering kali semakin parah saat musim hujan. Lubang yang tertutup genangan air berpotensi membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.
Dengan percepatan perbaikan sebelum Lebaran, pemerintah daerah berharap kondisi jalan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun pemudik yang melintas di wilayah Nganjuk.
“Harapannya sebelum Lebaran sudah tidak ada lagi jalan berlubang di jalur utama,” pungkas Endank.
Penulis : Masruroh
Editor : Zainul Arifin


















Komentar