Perhutani Jombang Tanam 47 Ribu Pohon di Hutan Lebak Jabung

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Administratur Perhutani KPH Jombang bersama Muspika Wonosalam dan masyarakat menanam bibit sengon dan jabon di Hutan Lebak Jabung, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Administratur Perhutani KPH Jombang bersama Muspika Wonosalam dan masyarakat menanam bibit sengon dan jabon di Hutan Lebak Jabung, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menanam 47.080 pohon di kawasan Hutan Lebak Jabung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin musim tanam sekaligus penguatan fungsi hutan sebagai penyangga ekologis dan ruang sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Penghijauan dilakukan di petak 58A-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lebak Jabung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jabung, wilayah administratif Desa Sumberejo, Rabu (17/12). Bibit yang ditanam terdiri atas 37.664 pelances sengon dan 9.416 pelances jabon, dua jenis tanaman kehutanan bernilai ekologis dan ekonomis.

Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Muspika Wonosalam, pemerintah desa, serta masyarakat desa hutan dalam aksi tanam bersama tersebut. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya menanam, tetapi memastikan bibit tumbuh hingga besar melalui kepedulian dan pengawasan bersama.

“Sinergi dan kolaborasi ini penting agar tugas Perhutani menjaga kelestarian hutan negara berjalan optimal. Kami ingin kelestarian hutan tetap terwujud, sekaligus memberi ruang bagi kegiatan sosial pertanian masyarakat di lahan hutan. Kesadaran pesanggem untuk merawat tanaman kehutanan sampai tumbuh besar juga harus terus ditanamkan,” ujar Enny.

Ia menambahkan, hutan yang terjaga akan memberi manfaat lintas sektor, mulai dari ekologi, keseimbangan ekosistem, hingga sosial. “Hutan adalah pondasi keberlangsungan hidup. Jika hutan terawat, keseimbangan alam terjaga, dan risiko bencana maupun wabah dapat ditekan,” katanya.

Kepala Desa Sumberejo, Ismiatun, menilai kemitraan Perhutani dengan masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) memberi keuntungan bersama. Petani tetap dapat bercocok tanam dengan sistem tumpangsari, sementara tegakan kehutanan tetap terlindungi.

“Kami berterima kasih atas kemitraan ini. Dengan sengon dan jabon yang ditanam bersama, kami berharap usaha produktif LMDH berjalan seiring dengan kelestarian hutan yang terus dijaga,” tutur Ismiatun.

Kegiatan penanaman dipimpin langsung Administratur KPH Jombang bersama manajemen KPH, melibatkan jajaran BKPH Jabung, Forkopimcam Wonosalam, Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK), pemerintah desa, serta LMDH Andika Wana Lestari. Program ini diharapkan memperkuat ketahanan lingkungan Wonosalam sekaligus menopang ekonomi masyarakat desa hutan secara berkelanjutan.

Penulis : Budiono-RB

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru