PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Persekabpas memperkenalkan skuad dan jersey resmi untuk menghadapi Liga 3 Nusantara musim 2026/2027 dalam gelaran Persekabpas Fest 2026 di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada 25–26 Oktober 2026. Manajemen menegaskan target tim tidak sekadar bersaing, tetapi juga menembus fase 32 besar dan memperjuangkan promosi ke Liga 2.
Persekabpas Fest 2026 menjadi momentum konsolidasi klub menjelang kompetisi. Ribuan warga Kabupaten Pasuruan dan daerah sekitarnya dilaporkan memadati lokasi acara selama dua hari untuk menyaksikan rangkaian kegiatan yang memadukan sepak bola, hiburan, dan pengenalan identitas baru tim berjuluk Laskar Sakera tersebut.
Sejumlah petinggi klub hadir dalam acara itu, di antaranya CEO Persekabpas yang juga Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo; Presiden Persekabpas, Suryono Pane; Managing Director, Bayu Aji Handayanto; serta Manajer Persekabpas, Roni Saputro. Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono juga turut hadir.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pemutaran video dokumenter perjalanan Persekabpas dari masa ke masa. Tayangan tersebut menampilkan sejumlah cuplikan pertandingan bersejarah, termasuk kiprah klub saat berlaga di Divisi Utama PSSI pada 2006.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peragaan busana untuk memperkenalkan koleksi jersey Persekabpas. Produk yang diperkenalkan meliputi jersey training, T-shirt, jersey home, jersey away, dan third jersey.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Lets Guh DJ dan Arthaf Music Entertainment. Grup musik Aftershine menjadi penampil utama yang menutup rangkaian hiburan pada hari pertama.
Pada hari kedua, perhatian suporter tertuju pada pengenalan resmi skuad Persekabpas yang dipersiapkan untuk mengarungi Liga 3 Nusantara 2026/2027. Penampilan band Netral dan Souljah turut memeriahkan acara yang juga menarik penonton dari luar daerah, termasuk Solo.
Bagi Persekabpas, peluncuran tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan komposisi tim sekaligus memperkuat hubungan klub dengan pendukungnya menjelang kompetisi.
CEO Persekabpas, Rusdi Sutejo, menegaskan Persekabpas Fest 2026 merupakan momentum untuk membangkitkan mental dan semangat juang tim.
Ia menilai dukungan berbagai pihak, terutama sponsor, memiliki peran penting dalam menunjang persiapan klub menghadapi musim kompetisi.
PT Mulia Anugrah Bhumi (MAB) Dairy Farm dan PT Surabaya Aluminium Industry (SAI) disebut sebagai sponsor utama. Adapun sponsor pendukung meliputi Aquviva, PT Buana Papper, RSUD Bangil, PT DS Soccer Field, dan Kopi Langit 81 Trans.
“Terima kasih untuk seluruh sponsorship yang mendukung Persekabpas selama Liga 3 Nusantara musim 2026/2027, baik sponsor utama maupun pendukung. Dukungan ini sangat berarti bagi Persekabpas,” ujar Rusdi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sakera Mania yang selama ini setia mendukung perjalanan klub.
“Matur nuwun kami sampaikan kepada Sakera Mania yang tetap setia menemani Persekabpas mulai dari zaman dulu sampai sekarang,” katanya.
Dukungan suporter dan sponsor diharapkan menjadi modal penting bagi tim untuk menjaga motivasi dan konsistensi sepanjang kompetisi.
Managing Director Persekabpas, Bayu Aji Handayanto, menyampaikan bahwa persiapan administrasi tim telah rampung. Ia mengatakan seluruh pemain, ofisial, dan staf pelatih telah diperkenalkan dalam peluncuran tersebut.
“Hari ini tim sudah dikukuhkan di Liga 3 untuk persiapan. Alhamdulillah tadi acara launching Persekabpas sudah dilaksanakan bersama Pak CEO, Pak Rusdi. Diperkenalkanlah semua pemain, ofisial, staf pelatih. Artinya itu sudah fix update per hari ini, pendaftaran juga sudah dilakukan,” ujar Bayu.
Menurut Bayu, Liga 3 dijadwalkan memulai pertandingan pada 13 November 2026. Persekabpas disebut tergabung di Grup C.
Untuk sementara, pertandingan kandang direncanakan berlangsung di Lapangan Pasiran TNI AL Surabaya, dengan Gelora Delta Sidoarjo sebagai fasilitas pendamping. Manajemen juga berupaya agar tim dapat menggunakan Gelora Delta Sidoarjo setelah November.
Menjelang kompetisi, manajemen berencana mengagendakan pertandingan uji coba untuk menjaga ritme dan konsistensi permainan para pemain.
“Sekarang fokus dari manajemen adalah persiapan kurang dua mingguan. Kita mencari sparing dengan tim-tim lain karena perlu menjaga ritme pemain sebelum menjaga konsistensi permainan,” kata Bayu.
Ia optimistis tim dapat menjalani kompetisi dengan persiapan yang telah dilakukan. Namun, kesiapan tersebut tetap akan diuji melalui pertandingan resmi dan persaingan di grup.
Selain mematangkan persiapan teknis, manajemen Persekabpas menerapkan pengawasan terhadap pola hidup pemain. Aspek yang diperhatikan mencakup pola makan hingga waktu istirahat malam, yang diarahkan berada pada rentang pukul 21.00–22.00 WIB.
Bayu menegaskan seluruh elemen tim harus memiliki tujuan yang sama untuk mencapai hasil maksimal. Ia menyebut target Persekabpas adalah lolos ke fase 32 besar dan menembus tiga besar sesuai skema kelolosan yang disampaikan manajemen.
“Fokus saja, kita mendorong semua pemain dan pelatih menuju satu tujuan: harus lolos lagi, harus promosi ke 32 besar. Artinya harus masuk tiga besar di Liga Nusantara, karena hanya diambil tiga tim yang lolos. Hari ini manajemen sudah banyak melakukan pengetatan,” ujarnya.
Bayu menambahkan, pengawasan terhadap pemain akan semakin ketat ketika kompetisi semakin dekat. Menurut dia, target yang dicanangkan klub sejalan dengan dukungan sponsor yang telah diperoleh.
Manajemen berharap kedisiplinan, persiapan pertandingan, dan konsistensi permainan dapat membantu Persekabpas memenuhi ambisinya kembali ke Liga 2.
Persekabpas Fest 2026 pun menjadi penanda dimulainya persiapan menuju musim baru. Dengan komposisi skuad yang telah diperkenalkan serta dukungan manajemen, sponsor, dan Sakera Mania, Laskar Sakera kini menghadapi tantangan untuk membuktikan target promosi melalui performa di lapangan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar