Pertalite Langka di Malang Raya, Anggota DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Warga Tak Panic Buying

Jumat, 16 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama menyampaikan imbauan kepada masyarakat menyusul kelangkaan Pertalite di Malang Raya, Kamis (15/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama menyampaikan imbauan kepada masyarakat menyusul kelangkaan Pertalite di Malang Raya, Kamis (15/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Kelangkaan Pertalite di Malang Raya memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sejumlah SPBU bahkan dilaporkan menghentikan operasional karena kehabisan stok.

Menanggapi kondisi tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhan. Ia mengingatkan, pembelian berlebihan justru berpotensi memperburuk keterbatasan pasokan.

Lia juga meminta masyarakat tidak memanfaatkan situasi untuk menimbun BBM. Menurutnya, pengawasan diperlukan agar kelangkaan tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.

“Saya meyakini, insyaallah Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov pasti memikirkan cara agar pasokan BBM, Pertalite dan sebagainya, tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Lia kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Ia meyakini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mencermati persoalan tersebut dan mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain penanganan pasokan, Lia menanggapi kemungkinan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) serta bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Lia menyatakan mendukung kebijakan tersebut apabila memang diperlukan. Namun, ia mengaku belum melihat skema penerapan WFH atau WFA di Jawa Timur seperti yang disebut telah diterapkan di Bali.

“Jika memang benar-benar nanti harus ada WFA atau WFH, ya, otomatis kita harus mendukung hal itu,” ujarnya.

Menurut Lia, pengurangan mobilitas dapat menjadi salah satu alternatif jika kondisi mengharuskan pemerintah menekan kebutuhan perjalanan masyarakat. Meski demikian, penerapannya perlu mempertimbangkan pelayanan publik dan aktivitas warga agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM.

“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli Pertalite secara berlebihan hanya karena khawatir kehabisan BBM,” pesannya.

Lia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dengan menimbun bahan bakar ketika pasokan terbatas.

“Jangan sampai ada oknum atau mafia yang mencoba menimbun. BBM sudah terbatas, jangan sampai ditimbun dan masyarakat melakukan panic buying. Semoga ada skema terbaik,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Subandi Soroti 382 Inovasi Sidoarjo, Stunting Justru Naik
Frontage Road Waru–Buduran Dikebut, Tiga Titik Tersisa
Koperasi Merah Putih Sidoarjo Sediakan LPG 3 Kg Rp16 Ribu
Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027
Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret
Gus Fawait Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah di Jember
Pasar Murah Khofifah di Sumenep Tawarkan Sembako Terjangkau
Antusiasme Warga Tinggi, Khitanan Massal Khofifah di Sumenep Ditambah Jadi 175 Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:53

Pertalite Langka di Malang Raya, Anggota DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Warga Tak Panic Buying

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:40

Subandi Soroti 382 Inovasi Sidoarjo, Stunting Justru Naik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:21

Koperasi Merah Putih Sidoarjo Sediakan LPG 3 Kg Rp16 Ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21

Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:08

Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret

Berita Terbaru