PLN Siapkan SDM Transisi Energi, 250 Siswa SMA Ikuti Pelatihan Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta mengikuti pelatihan energi terbarukan yang diselenggarakan PLN bersama IT PLN di salah satu SMA peserta program, Juli–Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Peserta mengikuti pelatihan energi terbarukan yang diselenggarakan PLN bersama IT PLN di salah satu SMA peserta program, Juli–Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini ditujukan untuk memperkuat literasi energi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mendukung percepatan transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission (NZE).

Pelatihan berlangsung pada Juli–Agustus 2026 dan diikuti lebih dari 250 siswa kelas XI dan XII dari tujuh SMA di Indonesia. Sekolah yang terlibat meliputi SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Gama Yogyakarta, SMA Taruna Brawijaya Jawa Timur, SMAN 1 Binjai, SMAN 4 Medan, SMAN 5 Surabaya, dan SMAN 94 Jakarta Barat.

Para peserta mendapatkan materi mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE). Program tersebut dirancang agar siswa memahami penerapan energi bersih sejak dini melalui pembelajaran teori dan praktik.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, mengatakan percepatan transisi energi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Akselerasi transisi energi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa. Melalui edukasi ini, PLN ingin membekali para siswa dengan wawasan praktis mengenai pemanfaatan energi ramah lingkungan di sekitar kita,” kata Nurlely.

Wakil Rektor IV IT PLN Bidang Kerja Sama, Ahsin Sidqi, menjelaskan pelatihan disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pemanfaatan energi surya dan pengolahan sampah menjadi energi. Ia menilai kedua teknologi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

“Hari pertama peserta mempelajari pemanfaatan energi surya sebagai alternatif pengganti energi fosil. Hari kedua difokuskan pada Waste to Energy agar sampah yang selama ini menjadi persoalan dapat diolah menjadi sumber energi,” ujarnya.

Ahsin menambahkan, keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberhasilan transisi energi karena mereka akan menjadi bagian dari pengambil keputusan di masa depan. Ia berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan kesadaran sekaligus mendorong inovasi di bidang energi terbarukan.

Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor, mengapresiasi inisiatif PLN dan IT PLN yang menghadirkan pelatihan bagi siswa dan pamong sekolah. Menurutnya, program tersebut menjadi bekal penting bagi calon pemimpin bangsa dalam memahami solusi energi berkelanjutan.

“Kami berharap program ini memberikan dampak positif bagi para siswa sehingga mampu berinovasi sebagai pemimpin yang memahami kebutuhan masyarakat, termasuk memanfaatkan sampah menjadi energi terbarukan,” terangnya.

Program dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu dua hari In Class Training, dua hari praktikum proyek, sesi Check Point, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban. Seluruh peserta memperoleh materi, pendampingan, dan sertifikat.

PLN juga memberikan bantuan berupa unit PLTS sebagai media pembelajaran di sekolah, perangkat pembiakan Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan sampah organik, serta alat press pembuatan lilin aromaterapi berbahan maggot. Materi PLTS dan WTE selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran di luar kurikulum reguler agar dapat diteruskan kepada setiap angkatan secara berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru