Polres Pamekasan Tangkap Dua Perantara Sabu di Pademawu, Sita 0,45 Gram Barang Bukti

Minggu, 12 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Pamekasan menangkap dua orang yang diduga sebagai perantara peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di tepi jalan Dusun Tanjung Tengah, Desa Tanjung.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, kedua tersangka diamankan oleh tim opsnal Satresnarkoba yang dipimpin langsung Kasatresnarkoba AKP Agus Sugianto.

“Penangkapan terhadap kedua pelaku pengantar narkoba tersebut benar. Keduanya diamankan saat berada di lokasi,” kata Yoni, Minggu (12/4/2026).

Dua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial AP (36), seorang pria yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, serta F (53), seorang ibu rumah tangga asal Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu.

Menurut Yoni, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lokasi. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan barang bukti tepat di hadapan para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diduga berperan sebagai perantara yang menyimpan sabu sebelum diserahkan kepada pemesan.

“Dari tangan tersangka, petugas mengamankan dua poket plastik klip kecil berisi serbuk kristal putih diduga sabu-sabu,” ujarnya.
Ia merinci, satu poket berlogo A memiliki berat kotor sekitar 0,26 gram, sedangkan poket berlogo B seberat 0,19 gram. Total keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai 0,45 gram.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu lembar tisu warna putih yang digunakan untuk membungkus sabu, serta dua unit telepon genggam, masing-masing bermerek Infinix warna dongker dan Oppo warna hijau muda, yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di rumah tahanan Polres Pamekasan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Penyidik juga telah melakukan tes urine terhadap tersangka dan sedang memproses pengiriman barang bukti ke Laboratorium Forensik Surabaya. Kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” kata Yoni.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 60 ayat (1) huruf a juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika. Keduanya terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Polres Pamekasan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap peredaran narkoba dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Silakan laporkan melalui call center 110. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba. Mari bersama lindungi generasi bangsa dari bahaya narkotika,” ujar Yoni.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru