LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Suasana Pasar Malam di Lapangan Singoludro, Dusun Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, pada Minggu malam, (9/11/2025), tampak ramai dikunjungi warga. Demi memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung melaksanakan patroli dan pemantauan situasi di sekitar lokasi sejak pukul 21.00 WIB.
Kegiatan patroli ini dipimpin oleh Aiptu Sukardi dan Aipda M.F. Rozi AR, mewakili Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH. Patroli dilakukan secara dialogis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan pengelola pasar malam.
Pasar malam di Lapangan Singoludro diketahui berlangsung sejak 1 hingga 16 November 2025, menjadi salah satu hiburan rakyat yang menarik minat banyak pengunjung dari berbagai desa sekitar. Keramaian pengunjung di malam hari mendorong pihak kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas dan keamanan di area publik.
Selama kegiatan, petugas melakukan pengawasan di pintu masuk lapangan untuk memastikan arus keluar masuk pengunjung berjalan lancar. Polisi juga membantu warga yang hendak menyeberang jalan menuju area pasar malam, mengingat padatnya lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Selain itu, Polsek Tikung juga melakukan koordinasi dengan juru parkir serta para pemuda Karang Taruna setempat. Upaya ini bertujuan untuk mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban dan keamanan bersama selama pasar malam berlangsung.
Aiptu Sukardi menjelaskan, pendekatan dialogis menjadi cara efektif dalam membangun kesadaran kolektif di masyarakat. “Kami ingin memastikan pasar malam berjalan dengan aman, tanpa gangguan ketertiban. Kerjasama dengan pemuda dan warga sangat penting agar lingkungan tetap kondusif,” ujarnya.
Dengan cara ini, kegiatan pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga tumbuh menjadi kesadaran sosial warga untuk menjaga ketenangan wilayahnya.
“Patroli semacam ini rutin dilakukan Polsek Tikung di berbagai kegiatan masyarakat, terutama yang berpotensi menimbulkan keramaian. Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara polisi dan warga agar komunikasi dan kepercayaan tetap terjaga,”tambahnya.
Pasar malam sendiri menjadi ajang rekreasi yang ditunggu-tunggu warga desa, sekaligus ruang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan pedagang keliling. Dengan pengamanan yang baik, diharapkan kegiatan semacam ini dapat berlangsung lancar hingga penutupan pada pertengahan November mendatang.
Melalui pengawasan terpadu antara aparat kepolisian, pemuda, dan masyarakat. “Polsek Tikung berupaya menjaga agar suasana aman dan nyaman tetap terpelihara di setiap kegiatan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen bahwa kehadiran polisi bukan sekadar penjaga, melainkan mitra warga dalam menjaga keamanan lingkungan,”tandasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin









