LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Suasana pada Minggu malam (5/10/2025) di Dusun Kalianyar, Desa Kelorarum, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, terasa semarak. Ratusan warga tumpah ruah menikmati pagelaran wayang kulit dalam rangka tradisi tahunan Sedekah Bumi yang digelar mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.
Untuk memastikan acara berlangsung aman dan tertib, Polsek Tikung di bawah komando Kapolsek AKP Anang Purwo Widodo, SH, bersama Koramil Tikung, melakukan pengamanan ketat di lokasi. Pengamanan lapangan dipimpin oleh Aiptu Suwawi, Briptu Dwi Bai, dan Sertu Nurkhosim dari Koramil.
“Kegiatan budaya seperti ini harus kita dukung bersama. Selain melestarikan warisan leluhur, tradisi ini juga memperkuat kebersamaan warga. Polri hadir untuk memastikan semuanya berjalan aman dan nyaman,” ujar AKP Anang Purwo Widodo saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Pengamanan dilakukan dengan pola terbuka dan tertutup, melibatkan koordinasi aktif dengan panitia, perangkat desa, kepala dusun, serta karang taruna. Langkah ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Menurut laporan petugas di lapangan, situasi selama kegiatan terpantau aman, tertib, dan tanpa gangguan dari pihak mana pun. Tidak ditemukan indikasi keributan atau keterlibatan kelompok perguruan silat yang dapat mengganggu jalannya acara.
Kepala Desa Kelorarum turut menyampaikan terima kasih atas dukungan aparat keamanan. “Kami berterima kasih kepada Polsek Tikung dan Koramil yang telah menjaga acara ini sampai selesai. Masyarakat bisa menikmati pertunjukan wayang dengan tenang,” ucapnya.
Tradisi Sedekah Bumi di Kelorarum merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Jawa sebagai wujud syukur atas hasil bumi dan keselamatan desa. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai gotong royong.
Dengan pengamanan yang humanis dan koordinasi lintas elemen, pagelaran wayang kulit malam itu berjalan lancar dan penuh makna.
“Semoga tradisi seperti ini terus lestari, dan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keamanan bersama,” tutup AKP Anang Purwo Widodo, SH.
Lainnya:
- Hotel Bintang 4 Baru Muncul di Mataram, Investor Mulai Serius Lirik NTB
- Iqbal Blak-blakan Soal Gaji Guru di NTB, Janji Perbaiki Nasib PPPK Paruh Waktu
- Desa di Pasuruan Ini Tinggalkan Buku Tulis, Pelayanan Warga Kini Serba Digital
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








