Polsek Tikung Turun ke Sekolah, Tekan Kenakalan Remaja di Lamongan Sejak Dini

Jumat, 24 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Police Goes to School di SMPN 1 Tikung Lamongan, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan Police Goes to School di SMPN 1 Tikung Lamongan, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba mulai digencarkan sejak bangku sekolah. Polisi bersama lintas sektor turun langsung ke SMP Negeri 1 Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan bertajuk Police Goes to School ini menjadi bagian dari strategi pendekatan preventif aparat dalam menekan potensi pelanggaran hukum di kalangan pelajar. Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat terlarang.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui Bhabinkamtibmas Bakalanpule, AIPDA M. Fathurozi AR, menyampaikan edukasi langsung kepada siswa terkait risiko kenakalan remaja, bahaya narkoba, serta pentingnya kepatuhan hukum.

“Kami ingin siswa memahami sejak dini bahwa setiap tindakan ada konsekuensi hukum. Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan,” ujar Fathurozi.

Program ini tidak berjalan sendiri. Polisi menggandeng KUA Tikung dan Puskesmas Tikung dalam Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), guna memberikan pendekatan yang lebih komprehensif, mulai dari aspek hukum, kesehatan, hingga pembinaan moral.

Menurut Fathurozi, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar edukasi yang diberikan tidak parsial. “Masalah remaja tidak bisa diselesaikan satu pihak. Harus bersama-sama, agar dampaknya nyata,” tegasnya.

Dari sisi dampak publik, kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran hukum yang melibatkan pelajar, sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga masa depan sejak dini.

Selain itu, pendekatan langsung ke sekolah juga dinilai efektif untuk menjangkau kelompok usia rentan. Edukasi yang diberikan secara interaktif membuat siswa lebih mudah memahami dan menginternalisasi pesan yang disampaikan.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memperkuat pembelajaran karakter di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar siswa semakin sadar dan tidak mudah terpengaruh hal negatif,” pungkas Fathurozi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi
Pusat Riset Pesantren Jatim Diluncurkan, Khofifah Dorong Santri Melek Zaman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru