PPNI Jember Dukung Program Homecare Gus Fawait, Perawat Siap Layani Warga hingga Desa

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jember menyatakan komitmennya mendukung penuh program Homecare yang diinisiasi Bupati Jember Mohammad Fawait atau Gus Fawait. Program layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah tersebut dinilai mampu memperluas akses pelayanan medis, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Ketua PPNI Kabupaten Jember, Ns. Mustakim, S.Kep., M.M.Kes., Sp.KMB., mengatakan seluruh perawat yang bertugas di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit siap mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

“Program Homecare memiliki tujuan yang sangat mulia karena memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Seluruh perawat di Kabupaten Jember siap mengawal dan menyukseskan program unggulan Bupati Gus Fawait tersebut,” kata Mustakim.

Ia menjelaskan, keberadaan tenaga perawat yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi kekuatan utama dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis jemput bola. Jaringan tersebut dinilai mampu memastikan layanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Mustakim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang dinilai memiliki komitmen kuat menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah warga. Menurutnya, program tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat, mudah dijangkau, dan humanis.

Selain mendukung Homecare, PPNI Jember mengapresiasi perhatian Bupati Jember terhadap kepastian status dan keberlanjutan kerja perawat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan tersebut dinilai memberikan motivasi bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan Homecare, para perawat akan memberikan pelayanan keperawatan secara komprehensif. Layanan itu meliputi observasi kondisi pasien, edukasi kesehatan, hingga tindakan keperawatan nonfarmakologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

“Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik pasien, tetapi juga mencakup aspek psikologis, sosial, dan spiritual sehingga pelayanan yang diberikan lebih menyeluruh,” jelasnya.

Mustakim menambahkan, perawat di lapangan akan terus berkolaborasi dengan tim dokter untuk memastikan setiap pasien memperoleh penanganan dan pengobatan yang tepat sesuai kondisi kesehatannya. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan Homecare sekaligus memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.

Menurutnya, respons positif masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi para tenaga kesehatan. Rasa syukur dan doa yang disampaikan warga saat menerima kunjungan perawat menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

“PPNI Kabupaten Jember mengajak seluruh insan keperawatan untuk bersatu menyukseskan program Homecare di seluruh pelosok wilayah. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, kami optimistis pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember akan semakin baik,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Berita Terbaru