Predikat Unggul IKK 2025, Lamongan Diakui Nasional

Selasa, 25 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan penghargaan IKK Award 2025 kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penyerahan penghargaan IKK Award 2025 kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat mutu kebijakan publik mendapat apresiasi nasional. Kabupaten berjuluk Kota Soto itu ditetapkan sebagai penerima predikat unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Award 2025, yang diumumkan pada seremoni di Novotel Samator Surabaya, Selasa (25/11).

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Penilaian IKK tahun ini diarahkan untuk melihat konsistensi daerah dalam melakukan reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Bupati Yuhronur mengatakan bahwa raihan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Lamongan dalam menghadirkan kebijakan yang kredibel. “IKK Award ini bukan sekadar penghargaan, tetapi evaluasi menyeluruh bagi kami. Ini menjadi pendorong agar setiap kebijakan lebih terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Yuhronur.

Ia menegaskan bahwa kebijakan di Lamongan terus diarahkan untuk mendukung implementasi Asta Cita ketujuh Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya penguatan pencegahan korupsi, reformasi hukum, hingga tata kelola birokrasi yang lebih transparan.

Pada 2024, nilai IKK Lamongan tercatat 68,31. Kepala LAN Muhammad Taufiq menyebut adanya peningkatan signifikan pada proses penyusunan kebijakan daerah. “Kami melihat kedewasaan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis data. Ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan,” ungkap Taufiq.

Ia menjelaskan, total 1.479 kebijakan dari 27 sektor dinilai tahun ini, dengan sepuluh sektor dominan menyangkut kesehatan, sosial, pendidikan, infrastruktur, pangan, ekonomi, lingkungan, ketenagakerjaan, hukum dan HAM, serta administrasi negara. “Pengukuran ini membantu daerah menentukan strategi pembangunan yang lebih presisi,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30