SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali mencatat prestasi nasional setelah dinobatkan sebagai peraih predikat unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Award 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Grand Ballroom Novotel Samator Surabaya, Selasa (25/11).
Raihan ini menegaskan konsistensi Pemkab Lamongan dalam memperkuat tata kelola kebijakan publik. IKK sendiri merupakan instrumen nasional yang digunakan untuk mengukur kualitas perumusan kebijakan pemerintah daerah, termasuk dampaknya bagi peningkatan layanan publik dan reformasi birokrasi.
Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa pengakuan tersebut menjadi dorongan kuat bagi perangkat daerah untuk menjaga kualitas kebijakan yang selaras dengan arah pembangunan nasional. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa Lamongan berada di jalur yang tepat. Kami menjadikannya motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan publik yang efektif dan berkelanjutan,” tutur Yuhronur.
Ia menambahkan, penyelarasan program daerah dengan Asta Cita ketujuh Presiden RI Prabowo Subianto—terutama penguatan reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pencegahan korupsi—akan terus ditekankan dalam berbagai kebijakan strategis Lamongan.
LAN mencatat bahwa pada 2024, nilai IKK Kabupaten Lamongan berada di angka 68,31. Menurut Kepala LAN Muhammad Taufiq, capaian daerah tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas perencanaan dan ketajaman analisis kebijakan. “IKK bukan sekadar angka, melainkan gambaran kemampuan daerah dalam menyusun kebijakan yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
LAN menilai 1.479 kebijakan dari 27 sektor pada pengukuran tahun ini, dengan sepuluh sektor terbesar meliputi sosial, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, pangan, lingkungan, ketenagakerjaan, hukum dan HAM, serta administrasi negara.
Taufiq menegaskan bahwa hasil evaluasi IKK diharapkan menjadi panduan kepala daerah dalam menentukan prioritas pembangunan. “Sektor-sektor tersebut menunjukkan area kebijakan yang paling bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Lainnya:
- Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








