Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan IMM Jatim dalam Dialog bersama DPD RI Ning Lia Istifhama

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, Ning Lia Istifhama (Foto Dok Pribadi)

Anggota DPD RI, Ning Lia Istifhama (Foto Dok Pribadi)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai mitra solutif sekaligus kontrol strategis terhadap kebijakan publik. Pesan itu mengemuka dalam pertemuan pengurus IMM Jatim dengan anggota DPD RI, Ning Lia Istifhama, di Kantor DPD RI Jawa Timur, Minggu (5/10) sore.

Pertemuan yang berlangsung pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus IMM Jatim, antara lain Ketua Umum Devi Kurniawan, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Akhlis Nastainul F., Sekretaris Bidang M. Syahrul R., serta Ketua Bidang Media Mumtadz Zaid bin Tsabit.

IMM Jatim menyampaikan empat pokok aspirasi. Pertama, menolak pembatasan kuota mahasiswa di kampus berstatus PTNBH. Kedua, mendorong hadirnya media validasi informasi di Jawa Timur melalui kanal Instagram @jatim24jam. Ketiga, menyiapkan pelaksanaan Tanwir Nasional IMM di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 29 Oktober 2025 yang rencananya dihadiri Wakil Presiden, Kapolri, Gubernur Jatim, dan Pangdam V/Brawijaya. Terakhir, menggelar diskusi strategis mengenai isu program Makan Bergizi Gratis (MBG), peran BUMD, dan industri rokok.

Dalam sambutannya, Neng Lia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah Tanwir Nasional IMM, forum tertinggi kedua setelah Muktamar Muhammadiyah.

“Ini bukti kepercayaan nasional terhadap teman-teman IMM Jatim, sekaligus tanggung jawab besar untuk berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.

Menurut Lia, mahasiswa tidak boleh diposisikan semata sebagai kelompok penekan. “Mahasiswa harus menjadi mitra konstruktif, bukan pihak yang konfrontatif terhadap kebijakan pemerintah. Kritik yang disampaikan dengan niat baik adalah bentuk kepedulian terhadap negeri,” katanya.

Terkait program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Lia menekankan pentingnya pengawalan dan evaluasi.

“Program besar seperti Makan Bergizi Gratis perlu terus dikawal. Kita dukung penuh gagasan ini karena sangat mulia, tapi evaluasi penting agar pelaksanaannya makin aman dan berkualitas,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kasus keracunan makanan di Bojonegoro dan Ngawi akibat lemahnya pengawasan dapur massal.

“Bayangkan satu dapur untuk 3.000 anak, tentu berisiko jika kebersihan tidak terjaga. Kita butuh kontrol yang disiplin, bukan menyalahkan, tapi memperbaiki,” tegas Lia.

Selain itu, ia menekankan perlunya komunikasi publik yang empatik dan media informasi yang kredibel agar masyarakat tidak mudah terjebak hoaks.

“Kalau masyarakat merasa tidak dipedulikan, mereka bisa berbalik. Maka komunikasi yang empati dan media valid jadi kunci,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Jatim Devi Kurniawan menegaskan bahwa organisasinya siap menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus kontrol sosial yang cerdas.

“Mahasiswa tidak pernah turun dengan cara anarkis. Kalau IMM turun, pasti ada orasi, naskah ideologis, dan teaterikal. Kami berjuang lewat pikiran dan etika,” ujar Devi.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB