PWI Kendal Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pati

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kendal angkat bicara terkait aksi kekerasan yang menimpa sejumlah jurnalis di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

PWI Kendal mengecam keras peristiwa tersebut dan menilai hal itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers yang telah dijamin undang-undang.

Ketua PWI Kabupaten Kendal, Sapawi, menegaskan tindakan intimidasi, ancaman, hingga kekerasan terhadap wartawan bukan hanya mencederai kerja-kerja jurnalistik, melainkan juga mengancam hak publik dalam memperoleh informasi yang benar.

“Kami mengecam keras segala bentuk intimidasi, ancaman, dan kekerasan terhadap jurnalis. Aparat penegak hukum harus segera bertindak dan mengusut tuntas kasus ini,” tegas Sapawi dalam keterangannya, Sabtu (6/9/2025).

Sapawi menambahkan, perlindungan terhadap wartawan di lapangan sangat penting sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menurutnya, jurnalis memiliki tugas dan fungsi yang strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga setiap tindakan yang menghambat kerja-kerja pers harus dilawan bersama.

“Kekerasan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap demokrasi. Kami menyerukan semua pihak untuk menghormati dan mendukung kebebasan pers sebagai pilar keempat demokrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, PWI Kendal mendesak aparat kepolisian untuk tidak hanya mengusut kasus tersebut secara tuntas, tetapi juga memastikan adanya jaminan keamanan bagi jurnalis ketika bertugas di lapangan. Perlindungan hukum dinilai mutlak agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sapawi juga mengingatkan bahwa kebebasan pers bukan hanya kepentingan wartawan, tetapi kepentingan seluruh masyarakat. Dengan adanya jurnalis yang bekerja bebas dan independen, publik dapat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai karena adanya intimidasi maupun kekerasan, jurnalis menjadi takut untuk melaporkan kebenaran. Hal itu jelas merugikan masyarakat luas,” kata Sapawi.

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C
Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan
Respon Cepat 110 Polres Lamongan, Tiga Gangguan Kamtibmas Ditangani dalam Semalam
Patroli Obvit Polsek Tikung Perketat Pengamanan Malam, Cegah 4C di Titik Rawan
Polsek Tikung Sikat Titik Rawan di Lamongan, Patroli Objek Vital Digeber Cegah Kejahatan 4C
Polsek Tikung Bergerak Tengah Malam di Lamongan, Patroli Blue Light Sapu Balap Liar dan Kriminalitas
Polres Jombang Bentuk Sabuk Kamtibmas, Cegah Gangguan Sebelum Membesar
Dini Hari Disikat! Modus Pembeli Palsu Gasak Tas Pedagang Semarang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:19 WIB

Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C

Senin, 4 Mei 2026 - 11:51 WIB

Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB

Respon Cepat 110 Polres Lamongan, Tiga Gangguan Kamtibmas Ditangani dalam Semalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:48 WIB

Patroli Obvit Polsek Tikung Perketat Pengamanan Malam, Cegah 4C di Titik Rawan

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:45 WIB

Polsek Tikung Sikat Titik Rawan di Lamongan, Patroli Objek Vital Digeber Cegah Kejahatan 4C

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB