Ratusan Petani Desa Sumber Kompak Basmi Hama Tikus, Dukung Ketahanan Pangan Ngawi

Senin, 19 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Desa Sumber bersama penyuluh pertanian melakukan aksi pengendalian hama tikus di sawah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi (Dok Istimewa)

Petani Desa Sumber bersama penyuluh pertanian melakukan aksi pengendalian hama tikus di sawah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi (Dok Istimewa)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Upaya pemberantasan hama tikus kembali digelar di wilayah Kecamatan Pangkur. Ratusan petani di Desa Sumber bersama penyuluh pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi melakukan aksi serentak pengendalian hama tikus di lahan persawahan Dusun Sumber, Selasa (30/4/2025).

Aksi ini merupakan langkah konkret yang dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Desa Sumber, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam menjaga produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Hasan Zunairi, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi mengatakan bahwa kegiatan pengendalian hama tikus ini merupakan bagian dari program rutin yang sudah dijalankan selama beberapa tahun terakhir.

“Dengan melibatkan petani serta penyuluh pertanian dari dinas, aksi ini menggunakan metode kombinasi. Mulai dari penggunaan obos, belerang, hingga racun tikus yang dicampur dengan gabah lalu diletakkan di sarang-sarang tikus,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa metode tersebut telah terbukti cukup efektif dalam menurunkan populasi tikus di areal persawahan.

Hal ini berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan berkurangnya kerugian petani akibat serangan hama.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber, Yasir, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

“Selama ini metode yang digunakan terbukti ampuh. Populasi tikus menurun drastis dan hasil panen meningkat. Kami terus mendorong warga untuk aktif dalam kegiatan seperti ini agar musim tanam berikutnya tidak terganggu,” ungkapnya.

Yasir juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar hama tikus tidak kembali mendominasi dan merusak tanaman.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian hama bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari para petani.

Dengan berkurangnya serangan tikus, para petani diharapkan dapat menjalani musim tanam dengan lebih baik, menjaga tanaman mereka, serta mengurangi potensi kerugian.

Upaya ini juga diharapkan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat Desa Sumber secara keseluruhan.

Penulis : Endik

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru