Respon Bupati Kendal, Kasus Korupsi Kades Kertosari

Rabu, 28 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan penangkapan Kades Kertosari yang ditahan Kejari Kendal.(RadarBangsa.co.id).

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan penangkapan Kades Kertosari yang ditahan Kejari Kendal.(RadarBangsa.co.id).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, angkat bicara terkait kasus korupsi yang menjerat Wahyudi Kepala Desa Kertosari.

Bupati, menegaskan pentingnya penegakan hukum dan meminta seluruh kepala desa lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan desa.

Wahyudi resmi ditahan setelah terbukti melakukan korupsi Dana Desa sebesar Rp530 juta dengan memanipulasi proyek pembangunan jalan cor rabat beton pada tahun 2023 lalu.

Aksi penyelewengan tersebut terungkap berkat investigasi Kejaksaan Negeri Kendal dan Inspektorat Kendal, menyusul laporan-laporan yang masuk sepanjang 2024.

Kini, Wahyudi menjalani masa penahanan selama 20 hari di Lapas Kelas IIA Kendal.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, dia harus mengikuti proses hukum. Penegakan hukum harus ditegakkan,” tegas Bupati Dyah Kartika, Rabu (28/5/2025).

Kata dia, (Bupati Kendal), menyampaikan keprihatin terhadap kasus tersebut dan mengimbau para kepala desa di wilayahnya, untuk disiplin dan transparan dalam mengelola keuangan desa.

“Kami berpesan agar seluruh kepala desa mematuhi aturan dalam pengelolaan anggaran. Jangan sampai ada lagi yang terjerat kasus serupa,” ujarnya.

Bupati juga mendorong agar para kepala desa tidak ragu untuk berkonsultasi atau berbagi pengetahuan dengan pihak lain yang lebih kompeten jika menemui kendala dalam pengelolaan keuangan.

“Kalau memang tidak paham, jangan sungkan konsultasi ke kepala desa lain atau pihak berwenang. Jangan berlindung di balik alasan tidak tahu,” tandasnya.

Kata Bupati, jika masih ada kepala desa yang melakukan kesalahan dan berdalih ketidaktahuan sebagai alasan.

“Hal ini, tak bisa lagi ditoleransi,”jawab Bupati Kedal ,sapaan akrab Mbak Tika, kepada wartawan.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru