PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Probolinggo berlangsung semarak. Ribuan anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Mayangan mengikuti Pawai Gebyar Merah Putih Anak Hebat, Selasa (19/8/2025) pagi.
Mengusung tema “Sejahtera Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”, pawai dilepas langsung oleh Bunda PAUD Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin. Start dimulai dari Jalan Suyoso, melintasi Jalan MH Tamrin, dan finish di Jalan Ahmad Yani.
Total 2.144 anak PAUD dari seluruh kelurahan di Mayangan tampil dengan penuh semangat mengenakan atribut merah putih, busana tradisional nusantara, hingga kostum kreasi unik yang menarik perhatian warga.
Dalam sambutannya, dr. Evariani menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi anak-anak maupun kerja keras panitia. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan sejak usia dini.
“Hari ini adalah kebanggaan bagi anak-anak semua dalam merayakan kemerdekaan ke-80. Meski mengenakan atribut yang berat, anak-anak tetap antusias. Ini bukti kecintaan terhadap tanah air dan cara sederhana mengenang perjuangan bangsa,” ungkapnya.
Bunda PAUD juga menekankan semangat Merdeka Belajar yang membebaskan anak dari tekanan. “Mari kita jadikan momentum ini untuk terus mendukung anak-anak bebas dari kekerasan, stunting, maupun tekanan lainnya. Anak hebat adalah anak yang percaya diri, rapi, ramah, dan mampu bersosialisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Khalifa, menjelaskan bahwa pawai ini merupakan kolaborasi antara panitia HUT RI Kecamatan Mayangan dan seluruh lembaga PAUD. “Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga menanamkan nasionalisme, mempererat silaturahmi antar-PAUD, serta memberi ruang kreativitas bagi anak-anak,” jelasnya.
Menurut Khalifa, kegiatan ini memiliki empat tujuan utama: memeriahkan HUT RI ke-80, menumbuhkan nasionalisme sejak dini, memperkuat kebersamaan lembaga PAUD, dan menjadi wadah ekspresi anak-anak.
Pawai yang dipenuhi keceriaan anak-anak dan dukungan orang tua ini disambut meriah warga sepanjang rute. Bagi masyarakat, acara tersebut bukan sekadar tontonan, tetapi juga simbol kekompakan dan gotong royong warga Mayangan dalam memperingati kemerdekaan.
Lainnya:
- Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
- Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
- Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Penulis : Nanang
Editor : Zainul Arifin








