ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Di tengah tekanan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan pangan kepada ribuan warga sebagai langkah konkret menjaga daya beli dan ketahanan pangan masyarakat.
Sebanyak 2.523 keluarga penerima manfaat di Kecamatan Bandar Pulau mulai menerima bantuan beras dan minyak goreng, Kamis (30/4). Program ini menjadi bagian dari intervensi pemerintah untuk meredam dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga.
Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, bersama unsur Forkopimcam dan perwakilan Bulog. Bantuan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional untuk periode Maret–April 2026.
Kepala Perum Bulog Asahan, Zairi Yuriadi, menjelaskan bahwa bantuan ini difokuskan untuk memastikan kebutuhan pangan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang rentan terhadap gejolak harga.
“Program ini bertujuan menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi,” ujarnya.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan. Secara total, program ini menjangkau 90.204 keluarga di seluruh Kabupaten Asahan.
Dari sisi dampak, bantuan ini diharapkan mampu menahan penurunan daya beli masyarakat, sekaligus mencegah potensi kerawanan pangan di tingkat rumah tangga. Apalagi, kenaikan harga sembako dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan di berbagai daerah.
Wakil Bupati Asahan menegaskan bahwa bantuan ini bukan solusi jangka panjang, namun langkah cepat untuk melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban warga. Kami juga terus mendorong penguatan sektor pertanian dan UMKM agar masyarakat lebih mandiri,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan keluarga. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau distribusi agar berjalan transparan dan tepat waktu.
Dengan intervensi ini, Pemkab Asahan berharap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat tetap terjaga, sekaligus memberi ruang bagi warga untuk bertahan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








