BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Insiden pohon tumbang kembali menguji kesiapsiagaan warga Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (29/11/2025). Tujuh rumah rusak setelah sebuah pohon besar roboh dan menimpa permukiman. Peristiwa tersebut memicu respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan yang langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian.
Laporan awal diterima BPBD dari Direktur Komunitas Berbagi Bangkalan pada sore hari. Tanpa menunggu lama, tim diberangkatkan pukul 18.15 WIB. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati warga sudah melakukan pemotongan batang pohon secara mandiri menggunakan alat manual. Upaya gotong royong itu dinilai mempercepat proses penanganan sebelum bantuan resmi tiba.
Petugas BPBD kemudian melakukan pendataan kerusakan, memastikan tidak ada korban jiwa, dan menyalurkan bantuan kedaruratan berupa terpal kepada tujuh kepala keluarga terdampak. Terpal tersebut digunakan sebagai penutup sementara agar rumah tetap dapat ditinggali sambil menunggu perbaikan.
Selain penanganan teknis, BPBD juga memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya pemangkasan berkala pada pohon besar di sekitar pemukiman. Langkah pencegahan dianggap krusial mengingat kondisi cuaca Tanah Merah yang kerap disertai angin kencang.
Kepala BPBD Bangkalan, M. Zainul Qomar, menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah bertindak cepat melakukan penanganan awal. “Respons masyarakat sangat membantu mempercepat penanganan. Kolaborasi seperti ini penting untuk meminimalkan risiko dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.
Seorang warga terdampak, Fathur Rozi, juga menuturkan rasa lega atas kehadiran BPBD. “Kami panik saat pohon tumbang, tapi bantuan datang cepat. Setidaknya malam ini rumah bisa ditutup sementara,” katanya.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








