BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Bangkalan pada akhir November 2025 meninggalkan dampak serius bagi warga. Salah satu rumah yang mengalami kerusakan parah adalah milik Toyyibeh, warga Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah. Bagian atap dan struktur bangunan dilaporkan rusak, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan penghuni rumah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) bergerak cepat dengan melakukan survei dan asesmen lapangan pada Selasa, 16 Desember 2025. Langkah ini menjadi bagian dari prosedur awal penanganan rumah warga yang terdampak bencana alam.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PRKP Bangkalan, R. Zainal Arifin, mengatakan asesmen dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan. Hasil penghitungan di lapangan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan maupun skema penanganan yang paling sesuai.
“Untuk tahap awal kami lakukan asesmen detail, mulai dari kondisi struktur hingga tingkat kerusakan yang terjadi. Hasil perhitungan tim teknis ini nantinya akan menjadi dasar penentuan tindak lanjut penanganan rumah terdampak bencana,” ujar Zainal.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap warga terdampak mendapatkan penanganan yang adil dan tepat sasaran, sejalan dengan upaya menjaga kelayakan hunian masyarakat di wilayah rawan bencana.
Sementara itu, Kepala Desa Pangeleyan, Zai Ulhaq Alfarisi, mengapresiasi respons cepat Dinas PRKP Bangkalan yang turun langsung ke lokasi tanpa menunggu waktu lama. Ia menilai kehadiran tim asesmen memberikan harapan bagi warga yang terdampak, khususnya pemilik rumah yang kini membutuhkan kepastian bantuan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas respons cepat dari Dinas PRKP yang langsung meninjau kondisi rumah warga. Kami berharap hasil asesmen ini dapat segera ditindaklanjuti agar warga bisa kembali tinggal dengan aman dan layak,” kata Zai.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana alam. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan kondisi hunian pascakejadian cuaca ekstrem.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








